Parah…BKD Diduga Belum Membuka Link Pendaftaran P3K

Gambar Parah…BKD Diduga Belum Membuka Link Pendaftaran P3K Koordinator PTT/GTT Sulbar, Asraruddin

Mapos, Mamuju – Cuaca semakin tidak menentu bagi para Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT). Selain akan digantikan oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), link pendaftaran P3K ternyata belum bisa diakses sampai hari ini.

“Menyngkut persoalan penerimaan P3K oleh BKD Sulbar, hingga sekarang linknya belum bisa terbuka. Kondisi ini tentu saja menambah kekecewaan kami, forum GTTdan PTT Sulbar. Selayaknya BKD memberi informasi yang faktual persoalan ini,” kata Koordinator GTT/PTT Sulbar, Asraruddin, Rabu (13/02/2019).

Kekisruhan masalah tersebut, lanjut Asrar, berujung pada tidak jelasnya kendala utama pemerintah.

“Jika sekiranya persoalannya hanya lantaran anggaran yang tersedia, hemat saya, kita besar karena bersatu. Artinya, orang sulbar hebat-hebat. Apa susahnya duduk bersama untuk mengkaji lebih dalam lagi. Saya yakin, pasti ada jalan jika pemprov bersedia dan serius menangani ini,” tandasnya.

Semua penanganan penerimaan P3K diserahkan pada daerah masing-masing. Asrar menilai, selalu ada solusi untuk berbenah demi kemajuan. Bukan mengaburkan kegiatan yang seharusnya bisa diselesaikan.

“Sata berharap, pemerintah  jangan menambah kekecewaan kami. Kami sudah terluka dengan masalah yang lain, ditambah lagi dengan masalah baru. BKD dan Sekprov Sulbar mestinya mampu jadi jembatan dari solusi. Bukan memperkeruh dan membuat kisruh ini persoalan sangat sensitif,” katanya.

Dia menambahkan, batas pendaftaran online sampai dengan tanggal 16 Februari 2019. Artinya, tersisa tiga hari saja. Sulbar, sebut Asrar, semakin jauh tertinggal.

“Bukannya pemerintah ingin mengurangi jumlah pengangguran. Kalau kondisi seperti ini, malah justru menambah pengangguran,” katanya dengan nada kesal.

Persoalan akan semakin panjang, sebab tanggal 23 Februari 2019 akan ada tes untuk formasi P3K.

“Dinas Pendidikan besok (hari ini, red) akan ke Makassar, melaporkan ketersedian tempat ters P3K itu. Termasuk soal teknisnya. Tapi BKD belum membuka link pendaftaran.  Ini salah satu contoh akibat komunikasi ke dalam yang belum siap menerima konsep kesepakatan. Tidak ada koordinasi yang baik,” katanya.

(*)

Baca Juga