Mendagri Harap Sulbar Makin Cepat Maju

Gambar Mendagri Harap Sulbar Makin Cepat Maju

Mapos, Mamuju – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), Tito Karnavian, mengadiri secara virtual sidang paripurna Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar dalam rangka memperingati hari jadi Sulbar ke-16 tahun, yang berlangsung di Gedung DPRD Sulbar, Selasa 22 September 2020.

Melalui virtual, Mendagri RI, Tito Karnavian, menyampaikan ucapan selamat hari jadi Sulbar ke -16 tahun dan berharap provinsi ke-33 ini semakin cepat maju dan rakyatnya makin sejahtera.

“Usia yang relatif masih muda, tetapi juga kita tidak muda sebab dulu Sulbar adalah bahagian dari Sulsel. Adanya pemekaran Sulbar diharapkan lebih cepat maju dan dapat memanfaatkan seluruh potensi, baik Sumber Daya Alam (SDA), maupun Sumber Daya Manusia (SDM)nya, sehingga kesejahteraan masyarakat di Sulbar akan lebih meningkat,”ucap Tito.

Pada kesempatan itu, Tito sedikit menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Sulbar beberapa waktu lalu. Disampaikan, dirinya melihat banyak sekali potensi-potensi yang ada di Sulbar dan lokasinya pun sangat strategis berada di selat Makassar, serta memiliki keindahan alam.

“Saya masih ingat dulu ada istilah maju mundur jurang, tapi saat ini setelah ada pemekaran Sulbar maju sangat pesat luar biasa termasuk di Mamuju, sehingga menurut saya sekarang Mamuju bukan lagi maju mundur jurang, tapi maju mundur juit. Artinya, maju mundur uang karena kekayaan alam yang luar biasa dan potensi yang belum tergali,”beber Tito
Olehnya itu, Tito berharap, agar seluruh stakehorder yang ada di Sulbar benar-benar mampu memanfaatkan seluruh potensi yang ada disertai dengan adanya SDM yang baik.

“SDA saja tidak cukup tanpa SDM yang baik dan Sulbar bisa maju jika SDMnya baik, jadi kuncinya ada pada SDM. Silahkan membuat program untuk memajukan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lainnya agar terjadi konektifitas. Modal SDM dan SDA yang ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat Sulbar,” imbau mantan Kapolri itu.

Melalui kesempatan itu, Tito menuturkan, dirinya punya kesan tersendiri dengan Sulbar, dimana Kantor Polda Sulbar diresmikan saat ia menjabat Kapolri dan juga menginisiasi pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara di Mamuju.

“Terima kasi kepada Gubernur Sulbar dan semua pihak yang membantu pembangunan Kantor Polda Sulbar,” ucap Tito.

Terkait situasi pandemi Covid-19, Tito mengingatkan meski penularan Covid-19 di Sulbar relatif rendah, jangan cepat berpuas diri dan harus lebih banyak membuat sistem.

“Pada sistem tranportasi yang ada saat ini penularan masih terjadi, baik melalui jalur udara, laut dan darat. Untuk itu, perlu dilakukan upaya-upya sistematis dan manajemen yang kuat,” tandas Tito.

Untuk menghentikan penularan Covid-19, Tito berharap, upaya yang telah dilakukan pemerintah pusat agar terus didukung.

Selain itu, pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten harus serius bekerja menghentikan penularannya. Salah satunya adalah menerapakan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak).

(*)

Baca Juga