Mamuju Kini 485 Tahun: Mungkinkah Prestasi Itu Terulang di Sulbar?

Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, Hajrul Malik
Oleh :  Hajrul Malik *

Refleksi Awal Pekan tepat di Hari Jadi Mamuju ke-485

Mapos, TANGGAL 14 Juli 2025 jari ini, Mamuju genap berusia 485 tahun. Sebuah angka yang bukan hanya penanda waktu, tapi juga pengingat sejarah panjang sebuah negeri yang dulu sederhana, kini telah menjelma menjadi ibu kota provinsi yang berkembang pesat. Di balik sejarah itu, satu dekade penting tak bisa dilupakan: masa kepemimpinan Dr. H. Suhardi Duka (SDK) sebagai Bupati Mamuju dari tahun 2005 hingga 2015.

Pada masa itulah fondasi modernitas dan kemajuan Mamuju diletakkan. Dan bukan hanya narasi—data makro ekonomi membuktikannya:

📉 Kemiskinan menurun dari 15,96% menjadi 6,70%.
📉 Pengangguran terjun bebas dari 15,89% menjadi 3,78%.
📈 Pertumbuhan ekonomi naik stabil, bahkan menyentuh 11,37% (2011).
📊 PDRB meningkat dari Rp1,36 triliun menjadi Rp8,22 triliun.

Itulah masa keemasan yang tidak lahir dari kebetulan, tapi dari kepemimpinan yang bekerja dalam diam, menyentuh akar persoalan, membangun dari bawah, dan merangkul semua pihak.

Kini, di Hari Jadi Mamuju ke-485, publik bertanya:

> “Bisakah sejarah itu terulang di level yang lebih tinggi, di Provinsi Sulawesi Barat?”

Sebagai tenaga ahli, saya pernah menanyakan langsung kepada Pak SDK. Dengan kerendahan hati, beliau menjawab:

> “Wallahu a’lam. Tapi langkah-langkah strategis yang kita rancang mengarah ke sana. Semoga tidak ada hambatan yang terlalu berat. Bila didukung oleh enam bupati dan OPD Pemprov, saya yakin bisa terulang.”

Inilah kata kuncinya: kebersamaan, strategi, dan niat tulus membangun.

SDK-JSM telah menetapkan target besar untuk Sulawesi Barat:

Pertumbuhan ekonomi 7–8%.
Kemiskinan turun di bawah 6 %.
Pemberdayaan ekonomi desa dan sektor pertanian.
Konektivitas antarwilayah dan pelayanan dasar merata.

Dengan model kepemimpinan yang pernah sukses membangun Mamuju, bukan mustahil Sulbar akan menjadi versi lebih besar dari keberhasilan itu—tentu jika seluruh elemen, dari enam bupati hingga OPD provinsi, ikut bergerak dalam satu irama.

Karena pada akhirnya, memperingati hari jadi sebuah daerah bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi membuka jalan untuk masa depan. Dan masa depan Sulbar, bisa jadi, sedang ditulis ulang oleh tangan yang pernah menorehkan sejarah untuk Mamuju.

SELAMAT HARI JADI MAMUJU ke 485

* Alumni Hipermaju dan TA Gubernur Sulbar Bidang Kerjasama antar Lembaga
error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...