Mapos, Mamuju – Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar membeberkan hasil rangkuman Operasi Ketupat Siamasei 2018.
Ia menyebutkan bahwa selama Operasi Ketupat 2018, angka kriminalitas meningkat seiring dengan perkembangan daerah, khususnya pada kasus pencurian dan penganiayaan.
“Perkembangan pembangunan di wilayah Provinsi Sulbar meningkat sehingga mobilitas yang masuk juga meningkat dan potensi kejahatan pun meningkat khususnya pada kasus pencurian dan kriminalitas,” kata Kapolda saat menggelar conference pers di aula Mapolda Sulbar, jalan Ahmad Kirang, Kabupaten Mamuju, Jumat (22/6/2018).
Selain itu, lanjut Kapolda, untuk angka lakalantas selama Operasi Ketupat 2018 mengalami penurunan dibandingkan pada 2017.
“Alhamdulillah, angka lakalantas selama Operasi Ketupat 2018 menurun, yakni satu kasus, dibandingkan di 2017 yang mencapai 14 kasus,” tuturnya.
Meski Operasi Ketupat 2018 tinggal dua hari lagi, kata Kapolda, untuk kasus kriminalitas dan lakalantas diharapkan dapat dikendalikan dan tentunya tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terkait.
“Melalui kerjasama seluruh pihak yang terkait maupun peran dari media, semoga tingkat kriminalitas dan lakalantas dapat kita kendalikan dengan baik,” harap Kapolda.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura mengatakan, kegiatan press conference ini adalah wadah untuk lebih meningkatkan hubungan silaturahim dengan para media.

“Kegiatan ini adalah sebagai wadah silaturahmi, mengingat moment suasana hari raya idul fitri 1439 H masih terasa,” ujarnya.
(usman)






