Isi Masa Tenang, Sutinah Ziarah dan Pugar Makam Punggawa Malolo

0
36

Mapos, Mamuju – Calon Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, memulai masa tenang Pilkada Mamuju dengan melakukan serangkaian ziarah termasuk ke makam pahlawan Pungawa Malolo yang terletak di dusun Padang Kassa, kelurahan Sinyonyoi Selatan kecamatan Kalukku.

Makam yang sebelumnya rusak tersebut, telah dipugarnya sebagai harapan untuk menjadi jejak sejarah sekaligus motivasi semangat bagi masyarakat Mamuju.

“Saya prihatin setelah mendapatkan kabar tentang kondisi makam pahlawan Punggawa Tomalolo yang sudah rusak. Untuk itulah saya berinisiatif memugar makam tokoh kebanggaan Kabupaten Mamuju ini.” Ungkap Sutinah, Minggu (06/12/2020).

Sutinah pun berpesan agar kondisi makam para tokoh seperti Punggawa Malolo senantiasa dirawat

“Ini bukan hanya sekedar merawat benda. Lebih dari itu, hakikatnya adalah merawat sejarah, merawat semangat dan nilai-nilai patriotisme. Dia yang telah berjuang dengan gigih untuk negaranya, adalah dia yang pantas untuk kita kenang dan dijadikan panutan,” ulas Sutinah.

Sutinah mengaku miris melihat kondisi makam salah satu pahlawan hebat dari Mamuju, Punggawa Malolo, yang nyaris hancur tergerus zaman. Padahal almarhum asalah pejuang yang sangat gigih membebaskan bangsa Indonesia dari penjajah.

“Harusnya mendapatkan penghormatan dan memghargaan,” katanya.

Makam ini terletak di daerah Sinyonyoi, pegunungan Kassang, Kecamatan Kalukku.

“Saya tergerak merenovasinya, sebagai penghargaan untuk jasa beliau yang menurut saya begitu besar. Saya sebagai generasi muda merasa bangga mempunyai pahlawan dari Mamuju yang saya cintai ini sebagai pahlawan yang patut untuk saya teladani. Nama asli beliau terpahat dengan jelas, Daeng Mattinja Punggawa Malolo.,” paparnya.

Yang dilakukan Sutinah hanya sumbangsih kecil saja. Namun paling tidak, sekarang sudah ada kejelasan tempat disemayamkannya pahlawan nasional. Bahwa generasi muda Mamuuu punya pahlawan hebat bernama Punggawa Malolo.

“Saya mendoakan semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah. Dan saya berdoa untuk diri sendiri, semoga bisa meneladani kegigihan berjuang dan sifat-sifat beliau yang baik lainnya. Dan semoga apa yang saya lakukan ini mendapatkan pahala. Aamiin,” tutupnya.

Sutinah pun mengutip sebait kalimat dari proklamator dan presiden pertama RI, Soekarno. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.