Harga Sembako di Mamuju Kian Melonjak

Gambar Harga Sembako di Mamuju Kian Melonjak

Mapos, Mamuju – Harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Mamuju mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Berdasarkan pantauan Mapos, Kamis (20/03/2020), harga-harga di pasar naik, jika dibandingkan pada bulan sebelumnya.

Seperti gula pasir yang sebelumnya harga Rp. 12.000,- menjadi Rp. 18.000,- per kg, cabe rawit sebelumnya Rp.25.000,- menjadi Rp. 30.000,- per kg dan bawang merah harga sebelumnya Rp 35.000,- menjadi Rp. 40.000,- per kg.

Untuk harga jahe merah dan jahe putih malah naik hingga dua kali lipat  dari harga sebelumnya. jahe merah Rp. 35.000,- menjadi Rp. 70.000,- per kg. Sementara harga jahe putih sebelum Rp. 30.000,- menjadi Rp. 55.000,- per kg.

Menurut salah seorang pedagang sembako Rahmat Side, kenaikan harga gula pasir disebabkan banyaknya permintaan konsumen. Namun stoknya terbatas.

“Untuk gula pasir memang naik harganya, karena stoknya berkurang sementara permintaan konsumen banyak,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, naiknya harga jahe merah dan jahe putih itu di sebabkan pandemi virus corona atau Covid-19.

Namun Rahmat mengaku, para pedagang mengalami penurunan omset tiap harinya, jika dibandingkan sebelum pandemi virus corona. Ia mengaku sebelumnyta omset bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp6 juta perhari. Namun saat ini omsetnya hanya Rp2,5 juta per hari.

“Harga sembako naik namun omset kami makin berkurang, Ini juga karena corona,” tandasnya.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Sulbar Amir Maricar, menyatakan, lonjakan harga gula pasir merupakan masalah nasional. Hal tersebut dikata Amir saat di hubungi Mamuju Pos melalui WhatsApp, Jumat (20/03/04).

“Soal harga gula  pasir adalah masalah nasional dan Pemprov Sulbar akan siapkan stok,” katanya.

Dia pun dihimbau kepada ritel modern, para pedagang dan konsumen agar tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah menjamin ketersediaan stok sembako. Hanya saja pedagang tidak diperbolehkan membeli sembako dalam jumlah yang besar.

Terkait harga gula pasir dan masker, diperbolehkan hanya 1 bungkus untuk tiap Konumen. Ia membantah, jika harga sembako lainya mengalami lonjakan harga.

“Kalau harga sembako lainnya tetap aman dan normal. Hanya gula pasir saja yang mengalami naik harga,” pungkasnya.

(musraho)

Baca Juga