Mapos, Mamuju – Untuk mendukung Visi Misi “Panca Daya” Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Bersama Wakilnya, Salim S. Mengga. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam kegiatan monitoring penginputan rencana aksi program penanganan isu-isu strategis daerah melalui aplikasi PASTIPADU. Kegiatan tersebut mencakup fokus pada penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, anak tidak sekolah, serta perkawinan anak.
Kegiatan monitoring ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Bidang Teknologi Pemerintah dan Ekosistem Digital DISKOMINFOSS Sulbar. Agenda ini bertujuan untuk memastikan seluruh perangkat daerah dapat melakukan penginputan data rencana aksi secara tepat, akurat, dan terintegrasi dalam sistem digital PASTIPADU.
Dalam kegiatan tersebut, Dinsos P3APMD Sulbar diwakili oleh salah satu staf, Nasran, yang secara aktif mengikuti proses monitoring serta evaluasi teknis penggunaan aplikasi. Kehadiran perwakilan ini menjadi bagian dari komitmen dinas dalam mendukung penguatan tata kelola data berbasis digital demi percepatan penanganan masalah sosial di daerah.
Kepala Dinas Sosial P3APMD Sulbar, Darmawati, dalam keterangannya menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah dalam pemanfaatan aplikasi PASTIPADU.
“Monitoring ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa setiap rencana aksi yang disusun benar-benar berbasis data dan terintegrasi. Kami berharap melalui aplikasi PASTIPADU, penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, anak tidak sekolah, dan perkawinan anak dapat dilakukan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Darmawati.
Sementara itu, Nasran menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman teknis yang lebih mendalam terkait penginputan data serta sinkronisasi program antar sektor.
“Melalui kegiatan monitoring ini, kami mendapatkan arahan yang jelas terkait mekanisme penginputan rencana aksi di aplikasi PASTIPADU. Ini sangat membantu dalam memastikan data yang kami input sesuai dengan kondisi riil di lapangan dan dapat mendukung pengambilan kebijakan yang tepat,” ungkap Nasran.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah, termasuk Dinsos P3APMD Sulbar, dapat semakin optimal dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung perencanaan dan pelaksanaan program prioritas daerah secara terintegrasi.
(*)






