Diburu Kejati Sulbar Sampai Luwu, Koruptor Ini Akhirnya Disetrap Hadap Tembok

Gambar Diburu Kejati Sulbar Sampai Luwu, Koruptor Ini Akhirnya Disetrap Hadap Tembok

Mapos, Mamuju – Ini salah satu bukti Kejati Sulbar pantang menyerah memberantas kasus korupsi. Termasuk memburu koruptor yang mencoba lari dari tanggungjawab.

Tersangka AD yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah 3 kali mangkir dari panggilan akhirnya harus memakai rompi orange. Pria tinggi besar ini tertunduk, disetrap menghadap tembok saat Kajati Sulbar, Darmawel Aswar, menggelar pers conference di ruang kerjanya.

Tim penyidik Kejati Sulbar berhasil meringkus koruptor proyek jalan Salutambung-Urekang di Majene ini di kota LuwuUtara, Sulawesi Selatan. Proyek itu melekat pada anggaran APBD tahun 2019. Tersangka diduga membawa kabur uang muka proyek sebesar Rp.1,4 miliar.

“Tersangka tidak kooperatif. Sekitar 5 bulan kami memburunya. Ya, kami agak kesulitan karena tersangka berpindah-pindah dan berganti-ganti nomor HP. Hingga kami pun meminta dukungan Kejagung dengan menyebarkan data dan foto tersangka melalui Adiyaksa Tim Monitoring Center ,” tutur Darmawel, Senin (13/07/2020).

Pada tanggal 11 Juli 2020, lanjutnya, penyidik mendapatkan informasi yang akurat dan diyakini lokasi keberadaan tersangka. Itupun setelah berkali-kali tersangka berpindah-pindah hotel.

Tim penyidik dibantu Kejati Sulsel, Polres Lutra dan Kejari Pinrang pun mulai melacak.

“Tim penyidik Kejati Sulbar berhasil menemukan AD di Luwu Utara. Saat penangkapan tersangka, sedang mengendari mobil Avansa, tanpa perlawanan. Tersangkapun langsung di rapid tes dan dinyatakan negatif corona,” kata Darmawel.

“Saya berterimakasih atas kerjasama yang diberikan Kejati Sulsel, Kejari dan Polres Luwu Utara,” imbuhnya.

Penangkapan AD sesuai surat penangkapan Kejati Sulbar nomor : Print-28/P.6.5/FD:/03/2020, tertanggal 12 Maret 2020.

(*)

Baca Juga