Mapos. Mamuju – Bertempat di anjungan Pantai Manakarra Jl Yossudarso Kel Binanga Kec Mamuju Kab Mamuju Prov Sulbar, Ribuan umat muslim melaksanakan sholat idul fitri 1438 H yang bertindak sebagai Imam Muh Ikhsan Kamil Adnan, SE ( Imam Mesjid syuhada) sedangkan Khatib DR. KH. Mustari Bosra, MA (Dosen Pascasarjana Universitas Negeri Makassar).
Nampak Hadir dalam kegiatan di antaranya : Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Nandang MH, Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Taufiq Shobri, Bupati Mamuju Drs H. Habsi Wahid MM, Dandim 1418/Mamuju Letkol Arh. Muh Imran MSi, Wakil Bupati mamuju H. Irwan SP Pababari SH MTP, Kapolres mamuju AKBP Muh Rifai SH SIK, Al Malik Pababari ( Anggta DPRD Prov Sulbar) Serta SKPD/ OPD Kab Mamuju. Jumat, (01/09/2017).
Dalam ceramahnya, DR. KH. Mustari menyampaikan bahwa Dimensi lain kehidupan Nabiyullah Ibrahim, yang seyogyanya kita teladani adalah kedermawanan dan kepemimpinannya. Diriwayatkan bahwa Nabi Ibrahim tidak pernah melewatkan satu hari pun tanpa sedekah.
Dia tidak pernah makan sendirian. Setiap kali akan makan, Nabi ibrahim mencari dulu beberapa orang tetangganya atau memanggil orang lain yang kebetulan lewat di sekitar rumahnya untuk menemani makan.
Sebagai seorang pemimpin, Nabi ibrahim mencintai umat yang dipimpinnya lebih dari cintanya kepada dirinya sendiri. Dia memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan umatnya, bukan hanya yang hidup sezamannya bahkan generasi penerus pun tak luput dari perhatiannya.
” Ibrahim sangat jauh berbeda dari sebagian pemimpin kita dewasa ini, Yang hanya memikirkan kepentingan diri sendiri ” Tutur DR. KH. Mustari.
Usai melaksanakan sholat idul Adha, bertempat di Makorem kelurahan Rangas, kecamatan Simboro, Danrem 142/Tatag berkesempatan menyerahkan hewan Qurban Sapi sebanyak dua Ekor dan kambing satu ekor sekaligus menyaksikan pemotongan hewan Qurban.
Nampak hadir dalam penyerahan dan pemotongan hewan Qurban : Ibu ketua persit koorcabrem 142 Ny. dr. Camillia Palupi, Kasrem 142/Tatag Letkol Inf. Drs. Priono, Para Kasi Korem beserta para pengurus Persit, Prajurit Makorem serta di saksikan Masyarakat.
(Penrem 142/Tatag)






