Bersama Kapolda Sulbar di Mesjid Al Ikhwan “Assholatu khairum minan”

2017-11-14_15.52.29

Mapos, Mamuju – Di antara shalat-shalat yang ada, shalat subuh adalah yang mengawali hari. Ia adalah shalat yang paling penting yang harus dijaga betul pelaksanaannya, sebab tidak semua orang bisa konsisten, bahkan shalat ini terasa berat bagi orang-orang munafik.

“Shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan shalat subuh” (HR.Ahmad).

Rasulullah SAW bersabda:

“Shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan subuh. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak .” (HR.Ahmad)

Shalat subuh adalah penyelamat dari neraka.

Nabi SAW bersabda,

“Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya.” (HR.Muslim)

Pemimpin yang bijak adalah pemimpin yang selalu mengajak pada kebenaran. Hal inilah yang dilakukan Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharuddin Djafar.

Selama bertugas di Ibukota Provinsi Sulawesi Barat, Ia tak luput dari tugas utamanya selaku Hamba Allah. Mengajak kepada jalan kebenaran, mengajak kepada masyarakat muslim agar tidak luoa akan kewajibannya sebagai hamba Allah.

Walaupun, Ia memiliki tugas yang amat berat di Institusinya, namun Ia tak luput pula melaksanakan kewajibannya selaku Hamba Allah yakni Assholatu (Shalat) karena Ia tahu Shalat merupakan tiangnya Agama.

Setiap manusia akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah SWT. Sebaik-baiknya manusia adalah yang mengajak manusia lain untuk mengingat Allah.

Hal inilah yang dilakukan Kapolda Sulbar. Mengajak untuk selalu melaksanakan Shalat secara berjamaah di mesjid secara rutin.

Tanggal 14 November 2017 menjadi giliran Mesjid Al Ikhwan Mamuju yang dikunjungi Kapolda Sulbar. Tepat pukul 04.30 WITA, Ia beserta rombongan melaksanakan shalat subuh secara berjamaah, tak lupa Ia pun membawakan sedikit tausiah agama.

Hadir dalam shalat subuh tersebut diantaranya, Wakapolda, Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Kakanwil Kementrian Agama Sulbar, Kepala Kanwil Agama Kabupaten Mamuju, Kabid Humas Polda Sulbar, Kapolres Mamuju beserta para Jemaah masjid Al Ikhwan kurang lebih 150 jamaah.

Dalam tausiahnya, Kapolda Sulbar menyampaikan tiga hal yamg dapat dilakukan agar Allah senang kepada kita sekaligus dapat menghindarkan kita dari bala bencana.

“Manusia tak luput dosa, setiap perbuatan yang baik dan jelek teegantung dari perbuatan manusia itu, agar Allah senang kepada kita dan dapat menghindarkan kita dari musibah maka marilah kita lakukan tigal ini diantaranya memakmurkan rumah Allah (Mesjid), Bangun di sepertiga malam (Tahajud) dan bermunajablah kepada Allah serta menjalin hubungan silaturahmi”, kata Kapolda dalam tausiahnya.

Ia menjelaskan, sepertiga malam sangat baik untuk kita bermunajab kepada Allah, Shalat Tahajjud. Manusia yang bangun pada jam 2 atau jam 4, bermakna bahwa Allah rindu kepadanya dan ingin mendengar doa orang itu. Biasakanlah di sepertiga malam kita bermunajab kepada Allah SWT.

“Sabda Rasulullah SAW, tidaklah seseorang yang (bertekad kuat) akan mengerjakan shalat malam, lalu tertidur, Allah pasti menulis untuknya pahala shalat malam. Adapun tidurnya tersebut, merupakan sedekah untuknya. (HR an Nasaa-iy, dishahiihkan syekh al albaaniy),” Ucapnya saat menyampaikan hadits Rasulullah.

Dia melanjutkan, menjalin hubungan silaturahmi juga amat penting. Hablumiannaas, menjalin silaturahmi dengan sesama manusia dan umat muslim, Insya Allah Rahmat Allah akan turun di sekitar kita karena Allah sangat mencintai hambanya yang menjalin dan menjaga tali silaturahmi dengan keluarga yang masih ada hubungan (anshab), seperti ibu, bapak, anak lelaki, anak perempuan ataupun orang-orang yang mempunyai hubungan darah dari orang-orang sebelum bapaknya atau ibunya kemudian dilanjutkan dengan tetangga dan masyarakat.

(usman)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...