Bareskrim Polri Periksa Gubernur Papua Terkait Korupsi

images-25-300x300

Gubernur Papua “Lukas Enembe”

Mapos. Jakarta – Badan Reserse Kriminal(Bareskrim) Polri melakukan pemeriksaan Gubernur Papua Lukas Enembe terkait kasus korupsi anggaran Pemerintah Daerah Propinsi Papua tahun 2013-2016.

Hal ini disampaikan oleh Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Indarto mengatakan bahwa dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus korupsi pengelolaan anggaran Pemprov 2013-2016.

“Diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengelolaan anggaran Pemprov 2013-216,” ujar Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Indarto, Senin (4/9/2017).

Gubernur Papua diperiksa pada Kamis(31/8/2017), namun saat itu tidak memenuhi panggilan lantaran ada kegiatan di Papua. Dugaan korupsi yang mengarah pada Gubernur Papua saat ini telah naik ke tahap penyidikan. Akan tetapi, penyidik sendiri masih belum menentapkan tersangka.

Berdasarkan laporan, ditemukan fakta adanya penyimpangan anggaran. Indarto menambahkan, sampai saat ini belum mengetahui secara pasti jumlah kerugian negara dalam kasus korupsi ini.

” Kerugian negara untuk sementara masih dihitung,” katanya.

Dittipidkor Bareskrim telah meningkatkan status kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran pendidikan berupa beasiswa untuk mahasiswa Papua pada tahun anggaran 2016 ke tahap penyidikan.

Kepala Subditektorat V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Komisaris Besar Indarto mengatakan, pihaknya telah memeriksa sekitar 15 orang saksi terkait kasus yang proses penyelidikannya dimulai sejak 16 Agustus 2017, berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sprin Lidik/73/VIII/2017/Tipidkor.

Penyelidikan kasus tindak pidana korupsi beasiswa untuk mahasiswa Papua tahun anggaran 2016 dimulai sejak 16 Agustus 2017. Dalam kasus ini, penyidik Bareskrim telah memeriksa setidaknya sepuluh pejabat di Papua, termasuk Direktur Operasional Bank Papua.

(*)

(Sumber : OtoritasNews.com)