Bapperida Sulbar Koordinasi dengan BRIN, Ini Agendanya

Mapos, Jakarta — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar Junda Maulana dan Pelaksana Tugas Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Muh. Saleh konsultasi dan koordinasi (konkoord) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kantor BRIN, Gedung BJ. Habibie, Jakarta Pusat pada Kamis, 1 Februari 2024.

Konkoord itu dilakukan setelah Bapperida resmi terbentuk berdasarkan Perda Nomor 1 tahun 2023, tentang Perubahan Kedua atas Perda Provinsi Sulawesi barat Nomor 6 Tahun 2016 Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Kedua pejabat Bapperida Sulbar tersebut disambut langsung oleh Direktur Fasilitasi Dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Lukman Shalahuddin.

“Tujuannya untuk membahas agenda dan percepatan rencana kerja pada Bidang Riset dan Inovasi Daerah pasca bergabungnya Bappeda dan Bappelitbangda menjadi Bapperida,” katanya.

”Setelah penggabungan Litbang dan Bappeda menjadi Bapperida, penting untuk memahami tugas dan agenda utama Bidang Riset dan Inovasi. Hal ini bertujuan untuk mempercepat langkah sesuai arahan BRIN pusat. Melalui pemahaman yang jelas dan sinergi yang kuat, diharapkan Bidang Riset dan Inovasi Bapperida dapat berkontribusi optimal dalam memajukan riset dan inovasi di daerah,” imbuh Junda.

Lukman Shalahuddin memberikan apresiasi terhadap Pemprov Sulbar yang telah membentuk Brida atau Bapperida yang telah ditetapkan melalui Perda.

Lukman pun menyarankan agar Pemprov Sulbar mendorong pembentukan Brida atau Bapperida pada tingkat kabupaten se-Sulawesi Barat.

Disebutkan, pembentukan Brida atau Bapperida sudah berproses di 5 kabupaten. Namun terdapat 1 kabupaten yaitu Mamasa belum memiliki progres dan belum menyampaikan proposal.

Sehingga diharapkan Pemprov Sulbar sebagai wakil pemerintah pusat di daerah dapat melakukan pendampingan agar Mamasa dapat melakukan pembentukan Brida atau Bapperida.

(*/adv)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...