Askary : Kemajuan Daerah Diukur Dari Pertumbuhan Ekonomi

Gambar Askary : Kemajuan Daerah Diukur Dari Pertumbuhan Ekonomi

Mapos, Topoyo – Sekda Mamuju Tengah, H. Askary, mengatakan bahwa kemajuan sebuah daerah dapat diukur dari pertumbuhan ekonominya. Namun yang perlu diwaspadai adalah pemerataan pendapatan ditingkat masyarakat. Apabila tidak merata akan menimbulkan kesenjangan sosial.

“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mamuju Tengah menunjukkan angka yang menggembirakan. Yang terpenting pertumbuhan itu harus dibarengi dengan perencanaan pembangunan dan pendapatan masyarakat. Kita juga patut bersyukur angka kemiskinan Kabupaten Mamuju Tengah dibawah angka rata-rata nasional,” tuturnya, Senin (05/02/2018).

Sekda Mamuju Tengah, Askary

Dia menambahkan, Bupati Mateng telah mengantisipasi permasalahan-permasalahan dengan mencanangkan sejumlah program. Salah satunya adalaah memberikan lahan kepada masyarakat yang tidak punya lahan minimal seluas dua hektar. Program tersebut merupakan antisipasi dalam rangka mengurangi dampak kesenjangan sosial atau pemerataan pendapatan ditingkat masyarakat.

“Untuk itu terhadap peningkatan penurunan angka kemiskinan, indikator angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan harus mampu menjawab tantangan masyarakat. Kita mampu menjawab permasalahan-permasalahan masyarakat. Jangan hanya program dibuat hanya memberikan dampak terhadap konsumsi pegawai ataupun belanja-belanja pegawai. Namun program yang harus disajikan betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat kabupaten mamuju tengah,” ulasnya.

Layanan yang akan diberikan kepada masyarakat diukur dari setiap OPD yang melaksanakan tugas. Khususnya layanan-layanan dasar seperti Dinas Sosial, Dinas PU, Dinas Perumahan, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta Dinas Ketentraman dan Ketentraman umum dan Damkar.

“Diharapkan semua pimpinan OPD agar mengatur, membagi tugas, memberikan job deskription kepada semua staf. Sehingga staf-staf mulai dari tenaga kontrak, kepala seksi dan pejabat eselon III mempunyai pekerjaan. Banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh OPD meskipun program tersebut tidak tertuang didalam DPA, sebab ini adalah sudah tugas dan tanggung jawab kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),” imbaunya.

Askary yakin, jika ini bisa dilakukan, kualitas pelayanan akan menjadi baik dan image masyarakat terhadap pemerintah akan menjadi terbagun. Sehingga pada gilirannya Kabupaten Mamuju Tengah dan daerah-daerah lain di Provinsi Sulawesi Barat ini akan menjadi berbeda dan akan memberikan penilaian-penilaian yang baik terhadap pelayanan yang diberikan.

(*)

Baca Juga