Aktivis Sulbar Apresiasi Kinerja Dandim 1428/Mamasa, Implementasi Program KDMP

Mapos, Mamasa – Lintas Aktivis Sulawesi Barat menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap kinerja Komando Distrik Militer (Kodim) 1428/Mamasa yang dipimpin oleh Letkol Arh Edwin Hermawan, SH., M.AP, dalam mengimplementasikan berbagai program nasional, khususnya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebagai upaya strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis desa.

Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas peran aktif TNI dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Damdim 1428/Mamasa, Letkol Arh Edwin Hermawan, SH., M.AP

Perwakilan Lintas Aktivis Sulawesi Barat, Ridwan, dalam keterangan tertulis yang dikirimkan kepada Mapos, (27/04/2016) menjelaskan bahwa KDMP merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan kelembagaan ekonomi berbasis koperasi dengan mengedepankan prinsip gotong royong dan kemandirian.

“Program KDMP dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalamnya mencakup berbagai unit usaha seperti kios pangan, apotek desa, layanan logistik, hingga simpan pinjam yang dikelola secara kolektif oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa KDMP tidak hanya berfungsi sebagai wadah ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen penguatan ketahanan pangan desa, peningkatan akses terhadap kebutuhan dasar, serta stabilisasi distribusi barang dan jasa di wilayah pedesaan.

“Landasan program ini mengacu pada kebijakan strategis nasional melalui Instruksi Presiden terkait revitalisasi koperasi desa, yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat pedesaan serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah,” tambah Ridwan.

Dalam implementasinya, keterlibatan TNI, khususnya melalui Kodim 1428/Mamasa, dinilai memiliki peran signifikan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar, distribusi logistik, serta penguatan pendampingan di lapangan guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, KDMP juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru di desa, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat rantai pasok dari tingkat produksi hingga distribusi. Dengan sistem koperasi yang terkelola secara transparan dan akuntabel, program ini diharapkan menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.

Lintas Aktivis Sulawesi Barat menegaskan pentingnya menjaga kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan KDMP agar manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

” Kami berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat, sehingga program KDMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Ridwan.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...