Pansel Baznas Sulbar Audiensi dengan Kemenag RI

Mapos, Jakarta – Tim Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan audiensi dan konsultasi dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Jakarta, dan menjadi bagian penting dari rangkaian proses seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat Periode 2027–2032.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari surat nomor B-400.14.1.4/380/IX/2026/SETDA tertanggal 14 September 2026. Dalam surat tersebut, Pemprov Sulbar melalui Tim Pansel menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Rombongan Tim Pansel Provinsi Sulawesi Barat yang hadir dalam audiensi tersebut terdiri dari:

1. Dr. Junda Maulana, M.Si – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat;

2. Murdanil, S.E., M.AP. – Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat;

3. Dr. Misbahuddin – Kepala Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat;

4. Faisal, S.Pd. – Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat.

Audiensi ini difokuskan pada konsultasi dengan Inspektorat Jenderal Kemenag RI, khususnya terkait pelaksanaan audit syariah bagi pengurus BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat periode 2022–2027. Hasil audit tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi Tim Pansel dalam menyusun mekanisme seleksi yang lebih baik, kredibel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

Selain itu, pertemuan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Kementerian Agama RI. Diharapkan, proses seleksi yang berlangsung dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang memiliki integritas, kompetensi, profesionalitas, serta komitmen tinggi dalam meningkatkan pengelolaan zakat bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, S.E., M.AP., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjalankan seluruh tahapan seleksi secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.

“Kami berada di Jakarta hari ini untuk memastikan bahwa proses seleksi Pimpinan BAZNAS Sulbar berjalan sesuai dengan koridor hukum dan aturan yang berlaku. Konsultasi dengan Inspektorat Jenderal Kemenag RI ini adalah langkah strategis agar kita bisa belajar dari audit syariah sebelumnya, sehingga ke depan pengelolaan zakat di Sulbar semakin baik dan tepat sasaran,” ujar Murdanil.

Ia juga berharap, melalui audiensi ini, Kemenag RI dapat memberikan arahan dan masukan yang konstruktif demi terselenggaranya seleksi yang berintegritas.

“Kami sangat berharap dukungan dan arahan dari Bapak Inspektur Jenderal. Ini demi memastikan bahwa pemimpin BAZNAS Sulbar yang terpilih nanti benar-benar amanah dan mampu membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...