Mapos, Mamuju – Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Barat periode 2027–2032 resmi dibuka hari ini. Kesempatan tersebut terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi dalam proses seleksi.
Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki kompetensi, integritas dan kepedulian terhadap pengelolaan zakat untuk mendaftarkan diri.
“Kami mengharapkan seluruh elemen masyarakat, khususnya yang memiliki kompetensi, integritas dan kepedulian terhadap pengelolaan zakat, dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan Baznas Provinsi Sulawesi Barat periode 2027–2032,” ujar Murdanil.
Menurut Murdanil, Baznas memiliki peran strategis dalam pengelolaan zakat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan figur-figur yang memiliki kapasitas, integritas dan komitmen pengabdian.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Baznas Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Djunda Maulana, menyampaikan bahwa proses seleksi akan dilaksanakan secara terbuka dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi ini. Panitia akan melaksanakan seluruh tahapan secara objektif, transparan dan profesional sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Djunda Maulana.
Ia juga mengimbau kepada para tokoh agama, akademisi, profesional, praktisi, aktivis sosial dan unsur masyarakat lainnya yang memiliki kapasitas serta memenuhi persyaratan agar tidak ragu untuk mendaftarkan diri.
“Jangan melihat proses ini semata-mata sebagai sebuah jabatan, tetapi sebagai ruang pengabdian untuk memperkuat pengelolaan zakat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Barat,” tambahnya.
Djunda menegaskan, seluruh calon yang mendaftar akan mengikuti tahapan seleksi sesuai mekanisme yang telah ditentukan oleh panitia. Masyarakat juga diharapkan dapat memperoleh informasi resmi mengenai persyaratan, jadwal dan tahapan pendaftaran melalui kanal informasi yang telah ditetapkan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap proses seleksi Calon Pimpinan Baznas periode 2027–2032 dapat menghasilkan pimpinan yang memiliki integritas, kompetensi, kapasitas kepemimpinan serta komitmen dalam meningkatkan tata kelola zakat di Sulawesi Barat.
“Mari kita beri kesempatan kepada putra-putri terbaik Sulawesi Barat untuk mengambil bagian dalam proses ini. Bagi yang memenuhi persyaratan dan memiliki komitmen untuk mengabdi, kami persilakan mendaftarkan diri,” pungkas Murdanil.
(*)






