Mapos, Mamuju – Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, S.E., M.AP, mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting.
Dalam kegiatan tersebut, Murdanil didampingi oleh Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Madya H. Tamsil, Faisal, S.Pd.I., M.M., serta Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda H. Makdoem Ibrahim.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI dan diikuti oleh Kepala Biro Kesra Provinsi se-Indonesia, Ketua LPTQ Provinsi se-Indonesia, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia, serta unsur terkait lainnya.
Agenda utama rapat membahas berbagai aspek teknis persiapan keberangkatan kafilah menuju pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah. Pembahasan meliputi kesiapan administrasi peserta, mekanisme registrasi, akomodasi, transportasi, jadwal kedatangan kafilah, hingga koordinasi teknis antara panitia nasional dengan seluruh provinsi peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Murdanil, S.E., M.AP, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan persiapan agar kafilah Sulawesi Barat dapat mengikuti MTQ Nasional dengan baik dan meraih hasil terbaik.
“Rapat koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh persiapan keberangkatan kafilah berjalan sesuai rencana. Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, LPTQ, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama, kami optimistis kafilah Sulbar dapat tampil maksimal serta mengharumkan nama daerah di ajang MTQ Nasional XXXI Tahun 2026,” ujar Murdanil.
Ia menambahkan bahwa Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat akan terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan administrasi, teknis, dan pembinaan kafilah terpenuhi sebelum keberangkatan ke Provinsi Jawa Tengah.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh provinsi memiliki kesamaan persepsi terhadap mekanisme penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung tertib, lancar, dan sukses serta menghasilkan prestasi terbaik bagi seluruh peserta, khususnya Kafilah Provinsi Sulawesi Barat.
(*)






