Biro Pemkesra dan Kanwil Kemenag Sulbar Mantapkan Even MTQ

Mapos, Mamuju – Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pemantapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat ke-XI sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh persiapan kegiatan berjalan optimal dan terkoordinasi dengan baik.

Rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Misbahuddin, beserta jajaran. Turut hadir Analis Ahli Madya Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Faisal, S.Pd.I, bersama jajaran Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat.

Rapat pemantapan dipimpin oleh Faisal, S.Pd.I, selaku Analis Ahli Madya Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Pelaksanaan rapat dipimpin oleh Faisal mewakili Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Murdanil, yang pada waktu bersamaan menghadiri agenda rapat kedinasan lainnya yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam arahannya, Faisal menegaskan pentingnya kesiapan teknis panitia sebagai faktor utama keberhasilan penyelenggaraan MTQ ke-XI. Oleh karena itu, rapat kali ini difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan, termasuk penempatan panitia pada setiap venue perlombaan, penunjukan penanggung jawab di masing-masing bidang, serta pembagian tugas yang jelas dan terukur bagi seluruh unsur kepanitiaan.

Berbagai aspek teknis dibahas secara rinci, mulai dari kesiapan arena utama dan venue cabang lomba, pengaturan penerimaan kafilah, konsumsi, akomodasi, transportasi, protokoler, kesehatan, keamanan, publikasi dan dokumentasi, hingga pelayanan dewan hakim serta peserta MTQ. Setiap seksi diminta memastikan kesiapan personel dan memahami tugas masing-masing guna menghindari kendala saat pelaksanaan kegiatan.

Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat, Misbahuddin, menyampaikan bahwa koordinasi yang matang dan pembagian tugas yang jelas menjadi kunci sukses pelaksanaan MTQ.

“Setiap panitia harus memahami peran dan tanggung jawabnya. Dengan koordinasi yang baik dan kesiapan yang maksimal, kita optimistis pelaksanaan MTQ ke-XI dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Faisal, S.Pd.I, menekankan bahwa seluruh panitia harus memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta, tamu undangan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan MTQ.

“Rapat ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memastikan seluruh bidang bekerja sesuai tugas pokok masing-masing. Setiap venue harus memiliki penanggung jawab yang aktif melakukan koordinasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan sukses,” jelas Faisal.

Di tempat terpisah, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Murdanil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang terus melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat.

“MTQ merupakan agenda keagamaan yang sangat penting dan menjadi wadah pembinaan generasi Qurani. Saya berharap seluruh panitia dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta terus memperkuat koordinasi agar pelaksanaan MTQ ke-XI berjalan sukses, tertib, dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta maupun masyarakat,” ungkap Murdanil.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat akan terus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Melalui rapat pemantapan ini, diharapkan seluruh unsur kepanitiaan semakin memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat dapat berlangsung dengan lancar, sukses, dan menjadi momentum memperkuat syiar Islam serta pembinaan kehidupan keagamaan di Sulawesi Barat.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...