Selamat Jalan Para Tamu Allah

Oleh : Hajrul Malik *

Mapos, HARI ini, langkah-langkah suci itu dimulai. Bukan sekadar perjalanan dari Sulawesi Barat menuju Tanah Haram, tetapi perjalanan jiwa menuju hadirat Allah. Kalian bukan sekadar jamaah—kalian adalah ḍuyūf ar-Raḥmān, tamu-tamu Allah yang dipanggil dengan kemuliaan.

Allah berfirman:

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا

“Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan haji ke Baitullah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.” (QS. Ali Imran: 97)

Hari ini, kalian adalah orang-orang yang diberi kemampuan itu—kemampuan lahir dan batin, kemampuan yang tidak hanya diukur dengan materi, tetapi juga dengan panggilan iman dan izin dari Allah.

Berangkatlah dengan kesadaran yang utuh. Hadirkan hati di setiap langkah. Jangan sekadar bergerak secara fisik, tetapi hadirkan ruh dalam setiap ibadah. Saat thawaf, rasakan bahwa hidup ini berputar mengelilingi Allah. Saat sa’i, hayati perjuangan dan harapan. Saat wukuf di Arafah, tundukkan diri sepenuhnya—itulah puncak perjumpaan seorang hamba dengan Rabb-nya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ، رَجَعَ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

“Barang siapa berhaji karena Allah, lalu tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, maka ia kembali seperti hari dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perjalanan ini akan menguji kesabaran. Panas, lelah, dan kerumunan adalah bagian dari tarbiyah Allah. Di situlah nilai haji—bukan pada kenyamanan, tetapi pada keikhlasan dan keteguhan hati. Maka kuatkan diri. Jaga lisan, jaga sikap, jaga hati. Kurangi keluhan, perbanyak syukur. Kurangi perhatian pada orang lain, perbanyak perhatian kepada Allah.

Perbanyak dzikir, istighfar, dan doa. Sebab di Tanah Suci, doa-doa diangkat dengan penuh harap, dan air mata menjadi saksi kejujuran seorang hamba.

Dan dari tanah Mandar yang kita cintai ini, kami menitipkan doa…

Doakan negeri ini—Indonesia—agar senantiasa diberi keberkahan dan dijauhkan dari perpecahan.

Doakan Presiden dan seluruh jajaran pemerintah pusat, agar diberikan kebijaksanaan, keadilan, dan kekuatan dalam memimpin bangsa.

Doakan Gubernur dan seluruh pemerintah daerah Sulawesi Barat, agar mampu menghadirkan kesejahteraan, menjaga amanah, dan membangun daerah ini dengan penuh keberkahan.

Doakan seluruh masyarakat Sulbar, agar hidup dalam persatuan, dilapangkan rezekinya, dan dikuatkan dalam iman.

Karena keberangkatan kalian bukan hanya perjalanan pribadi, tetapi juga membawa harapan dan doa dari kami semua.

Pulanglah nanti bukan sekadar menyandang gelar haji, tetapi membawa jiwa yang bersih, hati yang lembut, dan semangat baru untuk menebar kebaikan.

Selamat jalan para tamu Allah.

Langkah kalian menuju langit, doa kami mengiringi dari bumi.

Labbaik Allahumma Labbaik…

 

(***)

 

 

* Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat
error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...