Mapos, Mamuju – Efisiensi anggaran dan pemotongan dana transfer dari pusat ke daerah berdampak langsung pada pelaksanaan program-program pembangunan. Akibatnya, daerah harus mampu beradaptasi dengan kebijakan fiskal dari pemerintah pusat ini.
Kepala Dinas Sosial Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur, mengatakan, efisiensi anggaran itu menghambat program sosial. Sementara Sulbar saat ini sedang gencar menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.
“Efisiensi anggaran maupun pemotongan dana transfer dari pusat ke daerah membuat program penurunan kemisikinan di Sulbar agak tersendat. Tapi dengan tekad dan semangat untuk menurunkan angka kemiskinan di Sulbar, kami akan memaksimalkan program yang sudah berjalan,” katanya, Rabu (15/10/2025).
Alasannya, lanjut Wahab, agar program tersebut bisa lebih tepat sasaran ke masyarakat sesuai misi SDK-JSM dalam rangka penurunan angka stunting dan kemiskinan.
“Olehnya itu bantuan ke masyarakat kami akan pastikan tepat sasaran,” kunci Wahab.
(*)






