Mapos, Palu — Sebanyak 16 orang atlet Bhayangkara Akuatik Swimming Club (BASC) Mamuju mengikuti event Start Up Akuatik Championship Cup I 2025 di kolam renang Paluabara Palu, Sulteng. Kejuaraan renang regional Indonesia Timur ini alan berlangsung mulai tanggal 26-27 April 2025.
Ketua BASC Mamuju Syarif Daeng Rani, menyebutkan, para atlet didampingi 2 orang pelatih. Yaitu coach Alfian S.Pd dan coach Burhanuddin S.Pd. Mereka dibantu 2 orang official, drh. I Gusti Bagus Ari Purwanda, M.Si dan Hastika Nova, S.Pd.
Sejumlah orang tua atlet juga ikut memberikan support. Salah seorang diantaranya adalah Hasrat Lukman.
“Harapan kami, anak-anak renang BASC Mamuju dapat mengikuti jejak keberhasilan seperti Ramlah di cabang olahraga dayung dan mampu mengharumkan nama Mamuju serta provinsi Sulawesi Barat di pentas nasional,” kata Syarif disela-sela dampingi atlet yang sedang melakukan warming up dan tes kolam, Jumat (25/04/2025).
Dukungan dan bimbingan yang tepat, imbuhnya, dapat membantu mereka mencapai tujuan. Dan menjadi atlet-atlet berprestasi dimasa depan.
Kami juga berharap dukungan pemerintah dalam bentuk sarana dan prasarana pelatihan yang memadai. Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi cabang olahraga renang di Mamuju,” katanya
Diakui, kolam renang yang terbengkalai memang menjadi kendala besar bagi atlet-atlet muda untuk berlatih dengan baik. Syarif berharap, semoga pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan ini dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk memajukan olahraga renang di Mamuju.
“Terima kasih kepada Ketum Akuatik Mamuju Zulfakri Sultan atas dukungan dan izin yang diberikan untuk merawat kolam Smstadion sehingga dapat digunakan sebagai fasilitas pelatihan bagi atlet renang akuatik Mamuju. Dukungan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan prestasi dan kualitas pelatihan atlet, serta menunjukkan komitmen ketua Akuatik Mamuju dalam memajukan olahraga di daerah,” katanya.
“Semoga kolam stadion dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan prestasi atlet renang Akuatik Mamuju, imbunya.
Syarif juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua atlet BASC Mamuju atas kekompakan dan kontribusi mereka dalam pendanaan perawatan kolam. Dukungan finansial dari orang tua sangat berarti dalam memastikan fasilitas olahraga yang memadai bagi anak-anak mereka berlatih.
“Semoga kekompakan ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi komunitas lainnya,” kuncinya.
(*)






