Mapos, Mamuju — Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Komunitas Vakansi Mamuju, menggelar libur akhir pekan bersama di Pantai Batu Meana Desa Lebani selama Sabtu dan Minggu.
Tidak hanya melepas penat dari rutinitas, mereka juga belajar tentang mitigasi dan kebencanaan. Komunitas yang memiliki moto Sahabatan Alam Indonesia ini juga mengundang beberapa komunitas roda empat dan roda dua. Melibatkan pemuda pemudi serta toko masyarakat yang ada disekitar lokasi.
Ketua komunitas Vakansi Sahabat Alam Indonesia Muh Tayyeb atau biasa disapa Bang One mengungkapkan, mereka hanya melakukan persiapan kurang lebih dua minggu untuk melaksanakan Vakanasi Camp Open Trip ini.
“Kami mengajak dan mengundang beberapa komunitas roda empat seperti SKIn Region Mamuju, VES chapter Mamuju, JBS Mamuju dan ACF Mamuju. Selain itu hadir pula RAPI 03 MAMUJU dan komunitas roda dua serta beberapa pelajar dan mahasiswa,” sebutnya.
Dia menambahkan, dalam giat camping itu jmenghadirkan Inaldy L.S. Si’lang, ST, M.Han sebagai pemateri tentang Mitigasi Kebencanaan dan Pengurangan Resiko Bencana. Vakansi juga melibatkan Ansarullah ST.l, MT untuk membawakan materi tentang lingkungan hidup.
“Seluruh peserta dan panitia serta warga duduk melingkar berhadapan dengan api unggun, sambil mendengarkan materi dan diskusi tentang mitigasi dan pengurangan resiko bencana maupun lingkungan hidup. Ya, sembari menikmati minuman hangat seperti kopi dan teh. Antusias seluruh peserta sangat baik, hingga tak terasa sudah larut malam,” ungkap One.
Salah satu peserta juga salah satu pengurus komunitas Jeep Sulbar atau JBS, om Jack mengaku merasa senang karena dapat meluangkan waktu untuk berlibur sambil ngecamp bersama peserta lain. Dia mengakui bahwa ngecamp bersama kawan kawan komunitas vaKansi sangat menyenangkan.
“Saya dan keluarga senang bisa ikut acara ini. Selain menambah kawan juga mempererat tali persaudaraan. Bukan hanya itu, selain kita camping juga kita menambah pengetahuan tentang mitigasi kebencanaan dan bisa mengetahui cara mengurangi dari resiko bencana dan mencintai lingkungan agar tetap lestari,” katanya.
Dia berharap agar komunitas Vakansi tidak berhenti melakukan event seperti ini.
(*)






