75 Nakes Positif Covid, RSUD Mamuju Ditutup

0
609
Petugas medis berpose usai melaksanakan tes swab COVID-19 di Stasiun Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2020). Kementerian Kesehatan mengalokasikan anggaran berupa dana siap pakai untuk insentif bagi tenaga kesehatan sebesar Rp5,2 triliun dalam rangka penanganan pandemi virus corona. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.

Mapos, Mamuju – Setelah pelayanan IGD ditutup selama tiga hari pasca 4 orang dokter terkonfirmasi positif covid 19 pada minggu lalu, RSUD Mamuju akhirnya akan di tutup total hari ini. Menyusul semakin banyaknya tenaga medisnya yang dipastikan terkonfirmasi positif mengidap Covid-19.

“Staf dan tenaga medis RSUD Mamuju dinyatakan reaktif hasil rapid test antigen. Walaupun hasil rapid test antigen mengarah ke 98 persen positif Covid-19, masih ada dua persen untuk membuktikannya, yakni dengan cara tes swab,” kata Koordinator Satgas Covid-19 Mamuju Ali Rachman, Sabtu (09/01/2021).

Dia pun mengimbau, warga agar terus menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19. Sebab berdasarkan keterangan Direktur RSUD Mamuju dr. Titin, bahwa sebanyak 75 orang tenaga medis RSUD Mamuju dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Rinciannya adalah dokter 7 orang, perawat 33 orang, bidan 5 orang, bagian Poli 1 orang, manajemen 15 orang, radiologi 1 orang, RM 4 orang, Farmasi 4 orang, Fisioterapi 1 orang, Gizi 1 orang, UTD 1 orang, CSSD 1 orang dan CS 1 orang.

Data itu diperolah dari hasil pemeriksaan terhadap lebih dari 200 tenaga medis di RSUD Mamuju. Angka itu mungkin saja bisa bertambag, karena masih banyak tenaga medis di RSUD Mamuju yang belum dilakukan pemeriksaan intensif.

Sekretaris daerah Suaib, mengaku, langsung menginstruksikan agar RSUD ditutup. Paling tidak selama satu minggu, dengan catatan RSUD Mamuju segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait utamanya BPJS kesehatan.

“Agar pasien rujukan peserta BPJS dapat dialihkan ke RS lain untuk sementara sambil menunggu perkembangan di RSUD Mamuju. Puskesmas juga diharap dapat dioptimalkan semaksimal mungkin, sehingga masyarakat dapat tetap menerima layanan kesehatan,” katanya.

Suaib menambahkan langkah penutupan total RSUD Mamuju terpaksa dilakukan demi menghindari terus meningkatnya serangan covid-19 di RSUD Mamuju. Pelayanan kesehatan di Mamuju pun untuk sementara dialihkan ke RS Mitra Manakarra dan RS Bhayangkara

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.