Mapos, Mamuju – Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Dinas Sosial P3APMD Provinsi Sulawesi Barat, Andi Muhammad Yasin, melakukan peninjauan lapangan terhadap perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 pada Selasa, 28 April 2026.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan yang saat ini telah memasuki tahap konstruksi fisik gedung. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari segi waktu maupun kualitas pekerjaan.
Dalam kesempatan itu, Andi Muhammad Yasin menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 diharapkan menjadi salah satu sarana penting dalam meningkatkan akses pendidikan dan pemberdayaan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 ini benar-benar berjalan dengan baik dan sesuai target. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga investasi sosial untuk masa depan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Andi Muhammad Yasin.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3APMD Provinsi Sulawesi Barat, Darmawati, memberikan apresiasi atas langkah monitoring yang dilakukan jajaran bidang terkait. Ia menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar program yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat nyata.
“Kami sangat mengapresiasi langkah peninjauan langsung ini. Sekolah Rakyat Terintegrasi adalah salah satu program strategis yang harus kita kawal bersama. Harapannya, fasilitas ini nantinya benar-benar bisa menjadi ruang belajar dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Darmawati.
Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 21 ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan sosial dan pendidikan yang inklusif, sejalan dengan upaya pengentasan kemiskinan di Sulawesi Barat.
Dengan adanya peninjauan ini, Dinas Sosial P3APMD Sulbar berharap proses pembangunan dapat terus berjalan optimal hingga selesai dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.
(*)






