Pemuda Aralle Minta Perhatian Pemerintah pada Jalan Poros Pamoseang Pangga–Uhaidao

Mapos, Mamasa – Kondisi jalan poros yang menghubungkan Desa Pamoseang Pangga dengan Desa Uhaidao, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, kembali menjadi perhatian masyarakat. Kerusakan jalan yang cukup parah dinilai telah lama menyulitkan mobilitas warga, terutama dalam mengakses layanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Tokoh pemuda setempat, Riskul Tona kepada Mapos, Jumat 9 Januari 2026, menyampaikan bahwa berdasarkan kondisi di lapangan, jalan tersebut sudah tidak layak dilalui kendaraan. Hal ini semakin dirasakan dampaknya setelah beredar video seorang warga yang sakit harus ditandu sejauh kurang lebih 10 kilometer menuju puskesmas akibat akses jalan yang tidak memungkinkan dilalui kendaraan.

“Peristiwa ini menjadi gambaran nyata keterbatasan infrastruktur yang masih dihadapi masyarakat desa terpencil,”ujar Riskul.

Ia menjelaskan, Desa Pamoseang Pangga merupakan salah satu desa di Kecamatan Aralle yang hingga kini belum mendapatkan peningkatan infrastruktur jalan secara signifikan.

Sementara beberapa desa di sekitarnya telah menikmati akses jalan beraspal dan beton, kondisi jalan poros Pamoseang Pangga dinilai masih jauh dari layak.

Melalui penyampaian aspirasi ini, masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Mamasa dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dapat memberikan perhatian khusus, termasuk melalui penganggaran perbaikan jalan pada tahun-tahun mendatang.

“Pembangunan infrastruktur yang merata sangat penting, agar akses layanan publik, terutama kesehatan, dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tambahnya.

Masyarakat Pamoseang Pangga berharap aspirasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah, demi mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga di wilayah terpencil.

(sri/*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...