Zasrawati : Etika Poltik, Mimpi dan Nyata

Berita Terbaru Berita Utama Mamuju Politik Sulawesi Barat

Zasrawati

Mapos, Mamuju – Perbincangan di ruang grub OS akhir tahun 2017, pekan lalu. Sahutan seorang politisi Yacobus terkait subtansi politik, etika dan kekuasaan mendapat respon dari salah seorang doktor politik Zasrawati.

Menurut Zastra, etika politik hanya menarik di bincang di academic axercise, atau dibicarakan di bangku kuliah saja.

Ketika dalam dunia nyata, ujar Zastrawati etika politik sekedar pemanis bibir saja. Benarkah?

Zasrawati menyebut, kompetisi politik saat ini sudah tereduksi hanya pada persoalan menang kalah dalam meraih jabatan dan kekuasaan, bukan pada komitmen melahirkan pemerintahan yang baik.

“Padahal etika dalam berpolitik jelas akan memberikan jaminan bahwa politik itu ada untuk meningkatkan harkat dan martabat, sekaligus akhlak bangsa,” begitu sudut pandang Zastawati yang juga perempuan mandar sekaligus doktor politik.

Pada bincang lepas secarah terpisah di salah satu warkop di Mamuju, Zasrawati tak banyak mengurai tetang teori politik. Ia lebih cenderung menggunakan pendekatan humanisme.

Bagi Zastra politik merupakan seni dalam mengurusi Negara dan Rakyat. Tak hanya pada orentasi kekuasaan.

Tentu masih banyak lagi yang tidak sempat tercatat dalam obrolan lepas itu.

Namun satu keinginan mulia yang bisa terekam. Yakni ingin mengabdikan hidupnya untuk Negara dan Rakyat Sulbar khususnya.

Untuk mencapai cita-citanya itu,doktor politik ini sangat menyadari dalam satu pertarungan politik amat berat. Tapi Ia selalu optimis. Itulah prinsif yang di pegang Zastawati saat ini.

(Salim Majid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *