Yayasan Karampuang Gelar Trauma Healing Anak-Anak di Palu. Ini Potretnya

Berita Utama

Mapos, Mamuju – Yayasan Karampuang dengan dukungan lingkar remaja dan relawan melakukan pendirian tempat bermain anak dan pendampingan anak pasca bencana tsunami dan gempa di Sulawesi Tengah. Bahkan Wakil Direktur Mapos, Muhadir, ikut dalam kegiatan sosial trauma healing ini.

Proses kegiatan trauma healing di Sulteng

Trauma healing adalah kegiatan yang dilakukan perorangan atau tim dengan metoda tertentu bertujuan untuk menyembuhkan atau meringankan beban yang menggoncangkan jiwa seseorang atau kelompok tertentu akibat bencana alam. Seperti banjir, longsor dan kecelakaan transportasi.

“Tempat bermain anak ini didirikan di tiga tempat pengungsian. Meliputi daerah Petobo, Sigi, Daerah kota Palu di Balaroa dan di posko pengungsi Kelurahan Dayu,” tutur Direktur Yayasan Karampuang, Aditya Yudhistira, melalui WA, Sabtu (13/10/2018).

Tempat bermain anak ini diisi oleh berbagai jenis mainan anak dan boneka yang merupakan donasi dari anak-anak Mamuju. Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Arie ini, dilakukan pendampingan anak melalui pendekatan lingkar remaja untuk anak usia 9 – 14 tahun, dengan kartu aktifitas.

“Diharapkan dengan pendekatan sarana bermain dan lingkar remaja dapat sedikit mengurangi trauma anak pasca bencana. Layanan ini mengakses 348 anak di 3 titik pengungsian dan untuk keberlanjutannya, kami merekrut relawan lokal dari pengungsian untuk melanjutkan pengelolaannya,” kuncinya.

Berikut sejumlah foto kegiatan mereka di Sulteng :

 

(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *