Warga Polmam Tolak Penggunaan Lahan Jadi Peternakan Sapi

  • 25 Nov 2018
  • Polewali
  • Sudirman Al Bukhori
  • 21
Ilustrasi




Mapos, Polman – Warga Desa Beroangin, kecamatan Mapilli, Polman, bersikeras untuk tetap menolak proyek pengembangan peternakan sapi unggul dan hijauan pakan ternak yang dicetus pemerintah provinsi Sulawesi Barat.

Salah satu pemilik lahan, Muhsin menegaskan, petani bersekukuh tetap akan mempertahankan lahan mereka yang selama ini telah dikelola sejak puluhan tahun.

Kata Muhsin, solusi yang ditawarkan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Barat yang akan mempekerjakan para warga di peternakan sapi itu, merupakan jalan keluar yang tida fair.

“Beberapa kali kami disampaikan, beberapa kali juga kami tolak,” sebut, Jumat (23/11/2018).

“Pertama ini satu ekor sapi tidak sebanding dengan tanah yang diberikan. Kedua, butuh waktu lama baru ada anaknya. Ini kan sebuah negosiasi yang tidak seimbang,” beber dia.

Selain hal itu, Muhsin juga mempertanyakan komitmen pemerintah soal mewujudkan kesejahterahan masyarakat. Sebab penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) seharusnya berpihak kepada petani, bukan kepada pengembang.

“Pengajuan program TORA itu bisa perorangan, bisa pemerintah. Pemerintah mengajukan kewenangannya ini untuk TORA,” kata Muhsin.

Ilustrasi

“Sementara masyarakat setempat sudah mendiami dan itu tidak boleh, dan pasti masyarakat menolak. Seharusnya pemerintah itu mengajukan program TORA ini untuk masyarakat, bukan untuk perusahaan,” pungkas Muhsin.

(hanif)

loading...

Instagram

  • Instagram Image
  • Perjuangan Muh. Dimas Ayogya Julianto hingga juara umum 3 nasional pra yuinor A Grand Indonesia Open Archery Championship
  • Penyerahan hadiah
  • Demi olahraga dan panahan di Sulbar khususnya...lbh baik 👍
  • Bersama coach andalan, pak Andre Vieneth 😍😍😍😍😍

Ikuti Kami...