Wakapolri: 156 Tahanan Terorisme di Mako Brimob Telah Menyerahkan Diri

Peristiwa

Mapos, Jakarta¬†–¬†Sebanyak 156 tahanan melakukan penyanderaan dan kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan, hampir seluruh tahanan terorisme di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, kini telah menyerahkan diri kepada polisi.

“Sebagian besar di atas 90 persen seluruh tahanan terorisme telah menyerahkan diri,” ujar Syafruddin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (10/5/2018).

Konferensi pers terkait kerusuhan Mako Brimob
Syafruddin optimistis penyelesaian insiden ini bisa segera teratasi tanpa ada korban jiwa lagi. Sejauh ini, polisi masih melakukan penanggulangan di dalam Mako Brimob.

“Mudah-mudahan ini seluruhnya, sebagian besar, 99 persen bisa terselesaikan tanpa ada korban. Kami informasikan bahwa semuanya di sana masih proses penyelesaian, masih proses penanggulangan,” jelasnya.

Suasana di Mako Brimob

Selama melakukan penyanderaan, para tahanan terorisme menggunakan senjata yang mampu menjangkau hingga jarak 800 meter. Senjata tersebut direbut dari tangan polisi.

Sebelumnya, sekitar pukul 07.15 WIB terdengar ledakan dari dalam Mako Brimob. Ledakan sebanyak lima kali itu terdengar secara berturut-turut, kemudian diikuti dua kali tembakan.

Kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob dimulai Selasa (8/5) sekitar pukul 20.20 WIB. Akibat peristiwa ini, 5 polisi dan 1 orang napi teroris tewas.

(Sumber: Kumparan)

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *