Wabup Lukman Beri Apresiasi kepada Pihak yang Berkontribusi atas Raihan Prestasi Majene

  • 22 Sep 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 163
Gambar Wabup Lukman Beri Apresiasi kepada Pihak yang Berkontribusi atas Raihan Prestasi Majene

Mapos, Majene — Wakil Bupati (,Wabup) Majene, Lukman Nurman berterima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi atas capaian Kabupaten Majene mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali berturut-turut dari BPK yang berujung pada hadiah BMN Award 2020 dari Kementerian Keuangan.

Pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Selasa (22/09/2020), Wabup Lukman menyebut, Penghargaan Barang Milik Negara (BMN)  Awards 2020 diterima Pemkab Majene dari  Kementerian Keuangan RI lantaran Kabupaten Majene dinilai berhasil mempertahakan predikat WTP sebanyak lima kali berturut-turut.

Dikatakan, atas nama Pemkab Majene pihaknya bersyukur dan  berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi banyak atas raihan prestasi itu.

”Alhamdulillah Pemda Majene mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, camat dan pihak lainnya yang telah berkontribusi banyak. Prestasi ini, bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk kita dan milik kita semua,” aku Lukman.

Dia berharap, penghargaan yang didapat supaya dapat terus dipertahankan, terkhusus predikat WTP.

Dalam Rakernas secara virtual tersebut, Wakil Bupati Majene didampingi Kepala BKAD Kabupaten Majene, Kasman Kabil dan Inspektur Inspektorat beserta Para Staf ahli, Para Asisten, Para Pimpinan OPD dan Camat. Selain kabupaten Majene, Provinsi Sulbar, Kabupaten Mamasa, Pasangkayu dan Mamuju Tengah juga diganjar penghargaan serupa.

Rakernas dibuka oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.

Sri Mulyani menyempaikan  penghargaan tersebut sebagai apresiasi atas pencapaian yang baik oleh Kementerian/Lembaga (K/L) yang terus menerus memperbaiki pengelolaan BMN melalui predikat WTP  5 kali berturut-turut dan 10 kali berturut-urut.

Menurut Sri Mulyani, percepatan penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi Indonesia menjadi prioritas pemerintah saat ini, agar dampak akibat pandemi yang dirasakan masyarakat dapat segera diatasi.

Sri Mulyani mengingtkan kembali, kepada seluruh peserta rapat agar melakukan work from home (WFH) untuk tiap kementerian, lembaga dan pemerintah.

“Kita tetap harus meningkatkan profesionalisme agar situasi ekstraordinary ini bisa dilalui dengan baik,” pungkasnya.

(*)