Tuntaskan Kasus 17 Dokter, Mahasiswa Duduki Kantor Gubernur Sulbar

Berita Terbaru Berita Utama Mamuju Peristiwa Sulawesi Barat

Mapos, Mamuju – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut agar Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) bertanggung jawab terhadap mundurnya 17 dokter spesialis, Jumat (12/1/2018).

Tuntaskan Kasus 17 Dokter, Mahasiswa Duduki Kantor Gubernur Sulbar.

Unjuk rasa yang kesekian kalinya ini dipusatkan di Kantor Gubernur Sulbar dan diikuti kurang lebih ratusan mahasiswa.

Terlihat, para mahasiswa membawa serta sejumlah spanduk berisi kecaman terhadap kebijakan gubernur Sulbar yang dinilai lambat dan merugikan.

Mahasiswa memulai orasinya dari lapangan Ahmad Kirang sambil melakukan long march menuju Kantor Gubernur Sulbar. Sesampainya di lokasi itu, ribuan mahasiswa ini langsung menduduki kantor tersebut sambil berorasi meyampaikan tuntutan mereka.

Tak seperti aksi demo sebelumnya, demo yang dilakukan kali ini berjalan tertib tanpa adanya pembakaran ban bekas. Meski demikian demo ini mendapat pengawalan ketat dari puluhan aparat kepolisian.

Dalam orasinya koordinator lapangan Hasanal mengungkapkan sejumlah masalah yang terjadi, di antaranya, menuntut agar gubernur Sulbar bertanggung jawab terhadap mundurnya 17 dokter spesialis di RSUD regional, meminta gubernur Sulbar serius menangani mundurnya 17 dokter, meminta agar gubernur Sulbar mencari pengganti 17 dokter, meminta Kapolda Sulbar mengusut mundurnya 17 dokter secara sepihak, serta meminta Ikatan Dokter Indonesai ( IDI ) Sulbar untuk memberikan sanksi kepada 17 dokter spesialis yang mengundurkan diri.

“Gubernur agar secepatnya mencarikan solusi dari persoalan ini, terlalu banyak masalah yang sangat merugikan pasien tanpa dokter,” kata Hasanal.

Mahasiswa berjanji akan terus menggelar aksi unjuk rasa sampai tuntutan mereka terpenuhi.

(fitria) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *