TP4 Lekatkan Jaksa Dengan Wakil Rakyat

Nasional

Mapos, Jakarta – Kehadiran Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan
(TP4) merupakan pardigma baru dibidang hukum yang tidak lagi semata-mata berorientasi menunggu dan menghukum, melainkan sejak awal bersama – sama mengawal penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan sehingga dapat dilaksanakan tepat mutu, tepat sasaran, dan tepat waktu tanpa menimbulkan ekses permasalahan hukum dikemudian hari.

Hal tersebut dikemukakan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen Dr. Jan S Maringka pada acara Rapat Kerja Nasional II Asosiasi DPRD Kabupaten Se Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa ( 27/3/2018 ).

Bertindak sebagai narasumber di hadapan para wakil rakyat dari 427 kabupaten di seluruh Indonesia, Jan menegaskan bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak dapat diukur semata-mata dari banyaknya penanganan perkara sebagaimana layaknya sebuah industri, melainkan justru dikatakan berhasil apabila tingkat kejahatan semakin menurun dan kesadaran hukum masyarakat meningkat.

Dalam paparannya, Jan menjelaskan keberadaan TP4 semakin dirasakan manfaat kehadirannya di tengah masyarakat.

“Dengan jumlah permohonan pada tahun 2017 mencapai 10.270 kegiatan senilai Rp. 977 Trilyun, kehadiran TP4 dirasakan berkontribusi positif dalam mendorong efektifitas penyerapan anggaran yang pada tahun 2017 dapat mencapai realisasi sebesar 93,7 persen diiringi dengan peningkatan kualitas pekerjaan serta tidak terjadi lagi problem klasik yaitu menumpuknya SPM pada akhir tahun,” unggakap Jan kepada para peserta Rakernas.

Rapat Kerja II Adkasi yang mengambil tema “Peran Aktif DPRD Kabupaten dalam Mendukung Nawacita Presiden dan Wakil Preside RI untuk Indonesa Raya” tersebut diikuti sekitar 3.000 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan dan anggota DPRD kabupaten dari seluruh Indonesia.

Acara dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan berlangsung sampai hari ini (28/3) dengan menghadirkan narasumber dari Kejaksaan, Kepolisian, BPK, KPK, DPR RI, Bawaslu dan Kemendagri, dengan moderator Effendi Ghazali dan Ali Mochtar Ngabalin.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *