Tiga Waktu Ini Digunakan Anak Muda Balap Liar

Majene

Mapos, Majene – Meskipun polisi kerap melakukan patroli di sejumlah titik rawan digunakan kebut-kebutan (baca balap liar) oleh pemuda, namun masih saja aparat kecolongan.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy Jum’at (18/5/2018) menyebut ada tiga waktu digunakan oleh pemuda untuk kebut-kebutan yaitu waktu menjelang buka, setelah tarawih dan usai shalat shubuh.

Asri Effendy prihatin dengan kejadian yang menimpa dua warga Kabupaten Polman yang meninggal pagi tadi setelah menabrak kios kelontong milik warga.

“Mohon adik-adik kita yang muda-muda untuk tidak kebut-kebutan menjelang buka, setelah tarawih dan pagi setelah subuh. Sudah ada korban hari ini. Kita ikut prihatin semoga gak ada lagi korban di hari berikutnya sepanjang Ramadhan tahun ini,” kata Asri Effendy.

Untuk lebih membatasi ruang balap liar oleh pemuda, Asri Effendy mengoptimalkan patroli.

“Polres sudah buat patroli untuk antisipasi kebut-kebutan,” kata Asri.

Patroli yang dilakukan lanjut dia, juga akan menyasar premanisme dan gangguan Kamtibmas lainnya.

“Semoga bisa efektif mengurangi gangguan selama bulan ramadhan ini,” harap Asri Effendy.

Sementara itu, pada pukul 09.00 Wita pagi tadi personel Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Satgas Preemtif Ops Bina Kusuma Siamasei 2018 melaksanakan patroli di wilayah hukum Polsek Banggae.

Dalam patrolinya, jajaran Polsek Banggae mengimbau masyarakat yang berkumpul di pangkalan ojek lampu merah Tanjung Batu untuk tetap menjaga hubungan silaturahmi yang baik sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman di bulan suci Ramadhan serta menolak segala bentuk ajaran agama yang mengarah ke paham terorisme dan radikalisme.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...