Tidak Hati-hati Berkendara, Seorang Remaja Harus Kehilangan Nyawa

Peristiwa

Mapos, Majene – Seorang remaja bernama Wahyudi (14) harus  kehilangan nyawa setelah sebelumnya menabrak tiang pembatas jalan di Dusun Totolisi, Desa Totolisi Sendana Kecamatan Sendana Minggu (25/8/2018) sekitar pukul 19.30 Wita.

Suasana saat polisi mengevakuasi korban         foto : Ist

Menurut Kapolsek Sendana AKP Ahmad Syarif Tola, telah terjadi laka lantas tunggal di wilayah hukum Polsek Sendana yang melibatkan sepeda motor matic Honda Vario Nomor polisi DC 2808 NB yang kemudikan oleh Wahyudi berboncengan dengan Gusdiang (19).

Keduanya, kata AKP Achmad Syarif bergerak dari arah Selatan ke Utara. Tiba di tikungan tajam di  batas Desa Palipi Sendana, tiba-tiba sepeda motor yang dikemudikan Wahyudi kehilangan kendali.

“Motor langsung menabrak besi pembatas jalan. Akibatnya, korban terlempar ke arah besi pembatas jalan dan meninggal dunia di TKP. Sedangkan Gusdiang terlempar ke arah badan jalan dengan luka robek pada dahi, luka robek di alis sebelah kiri, luka lecet di kaki kiri dan bengkak pada paha kiri,” beber AKP Achmad Syarif.

Mendapat laporan dari masyarakat, polisi segera turun ke TKP dan mengevakuasi korban ke PKM Sendana 1.

Jenazah korban Wahyudi telah diambil oleh keluarganya, sementara Gusdiang masih dirawat secara intensif.

Kapolsek Sendana AKP Achmad Syarif mengimbau agar orang tua tidak memberikan kendaraan kepada anak yang masih dibawah umur, karena akibatnya bisa fatal seperti yang dialami Wahyudi.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *