Terkait Penyimpangan APBD 2016, Kejati Sulselbar Akan Memanggil Pihak Rekanan

Beranda Berita Terbaru Berita Utama Hukum Mamuju Sulawesi Barat

images(3)Mapos. Mamuju – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar rencananya akan memanggil pihak rekanan untuk menjadi saksi di Kejati.

Pemanggilan beberapa rekanan untuk memperlengkap berkas pemeriksaan pada anggaran APBD tahun 2016 yang diduga telah terjadi tindak pidana Korupsi (Tipikor). Kamis, (31/08/2016).

Diduga adanya rekayasa penggunaan anggaran tahun 2016 pada aspirasi DPRD melalui beberapa tender proyek yamg ada di Pemprov Sulbar.

Selain itu, ada beberapa rekanan lain yang akan dipanggil oleh pihak Kejati untuk dimintai keterangannya, pemanggilan sebagai Saksi.

Dari informasi yang dihimpun mamujupos.com pemanggilan pihak rekanan usai hari raya idul adha.

Sebelumnya, Kasus ini telah di naikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Sesuai dengan Surat Penyidikan  Kepala Kejaksaan Tinggi nomor: Print- 500/R.4/Fd.1/08/2017 tanggal 25 Agustus 2017 terkait daftar pokok-pokok pikiran (Aspirasi-red) Pimpinan dan Anggota DPRD Tahun Anggaran (TA) 2016.

Seperti yang disebutkan oleh Kasi Penkum Kejati Sulselbar Salahuddin, adanya pemanggilan dari sejumlah pejabat Pemprov Sulbar dan anggota DPRD Sulbar untuk diminta keterangannya sebagai saksi mengenai adanya dugaan tindak pidana korupsi terkait penyimpangan APBD Sulbar tahun 2016, ungkapnya.

(maman) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *