Tari Gemu Famire Pecahkan Rekor Muri

Majene

Mapos, Majene – Rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-73 tahun 2018, tari Gemu Famire pecahkan rekor Muri di Lapangan Makodim 1401 Majene, Selasa (4/9/2018) pagi tadi.

Tari Gemu Famire Pecahkan Rekor Muri di halaman Makodim 1401 Majene Selasa (4/9/2018) foto : Ist

Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita itu diikuti sekitar 560 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Majene H Fahmi Massiara, Wakil Bupati Majene Lukman S.Pd.,M.Pd, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majene Hj Hasbina M.Si, Kapolres Majene AKBP Asri Efendy SIk, para Pimpinan OPD Kabupaten Majene, Camat Banggae dan Banggae Timur Kabupaten Majene, Mahasisw Unsulbar, personil Kodim 1401/Majene, personil Polres Majene, Anggota FKPPI Kabupaten Majene, ibu Persit Cabang XXXVI dim 1401/Majene, Satpol PP Kabupaten Majene, Siswa SD, SMP, SMA dan sederajat, mahasiswa Universitas Tomakaka dan para perwakilan instansi Pemkab Majene,

Sambutan Panglima Kodam XIV/Hsn yang dibacakan oleh Plh Kasdim 1401/Majene, Kapten Inf Muhamnad Kasim nenyatakan, perlu diketahui bahwa lagu Gemu Famire diciptakan oleh nyong Franco berasal dari Maumere, Sikka Nusa Tenggara Timur yang sering didendangkan diberbagai acara.

“Dengan latar belakang tersebut, maka Mabes TNI memilih lagu dan tari Gemu Famire untuk ditampilkan dalam rangkaian memeriahkan Hut ke-73 tahun 2018 dan diharapkan dapat memecahkan rekor Muri,” kata Pangdam seperti ditirukan Kapten Muhammad Kasim.

Dikatakan, dengan pecahnya rekor Muri melalui tari Gemu Famire akan dapat mengangkat seni anak negeri, hingga ke manca negara dan mengingatkan kita harus bangga akan karya dari negeri sendiri yang tidak kalah dengan budaya asing.

Pada kesempatan sama, Bupati Majene H Fahmi Massiara mengatakan, Senam Gemu Famire yang laksanakan merupakan program Panglima TNI dalam Rangka Menyambut HUT TNI sekaligus pemecahan rekor Muri. “Dan Musik gemu Mere itu sendiri merupakan musik yang berasal dari prov NTT,” tegasnya.

Ia tak lupa mengajak dan memotifasi para insan seni yang ada di Kabupaten Majene khususnya yang memiliki bakat dalam menciptakan lagu yang dapat digunakan untuk kegiatan senam yang diharapkan dapat mendobrak ke tingkat Nasional seperti lagu Gemu Mere yang berasal dari NTT.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tari Gemu Famire di pandu oleh Instruktur Ny Masnawati dan Instruktur dari Ibu-ibu persit dan diikuti oleh seluruh peserta di lapangan Makodim 1401/Majene.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *