Tanggul Sungai Lariang Belum Diperbaiki, Warga Khawatir Kembali Direndam Banjir

Mamuju Utara

Mapos, Pasangkayu – Jebolnya tanggul sungai Lariang tiga bulan lalu yang menyebabkan 200 rumah terendam di dua dusun di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, hingga kini masih belum diperbaiki. Warga khawatir jika hujan turun lebat, banjir akan kembali merendam rumah dan pesawahan.

Ya, meski air yang merendam 200 rumah di dua dusun Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, telah surut, tapi warga masih dibayangi kecemanasan. Pasalnya hingga kini tanggul sungai Lariang yang jebol belum diperbaiki.

Sungai Lariang jaraknya tidak terlalu jauh dari wilayah perkampungan. Air sungai meluap akibat curah hujan tinggi terjadi di wilayah tersebut dan akibat jebolnya tanggul sungai Lariang.

Selain 200 rumah warga yang terendam banjir, sawah dan perkebunan sawit milik warga seluas puluhan hektar ludes terbawa banjir.

Pada saat itu, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar didampingi Kadis PU Sulbar, Nasaruddin dan Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa serta pihak Balai III Sulteng mengunjungi lokasi jebolnya tanggul dan mereka mengatakan akan segera memperbaiki tanggul tersebut. Namun hingga kini tak juga diperbaiki.

Tak hanya tanggul yang jebol pada saat itu, akses jalan desa pun terputus menghubungkan dua dusun di Dusun Kalindu.

Kepala Desa Lariang, Firman berharap, tahun ini ada perhatian pemerintah untuk memperbaiki tanggul tersebut sebelum musim penghujan tiba.

“Atas nama warga, saya berharap ada perhatian dari pemerintah provinsi dan daerah agar segera memperbaiki tanggul sebelum musim hujan tiba,” harap Firman.

Kepala Desa Lariang, Firman.

Firman mengatakan, dikuatirkan bila tanggul tak segera diperbaiki bisa mengancam pemukiman warga. Tak hanya itu, perkebunan dan tambak warga pun juga ikut terancam.

“Padahal kita tahu bahwa kehidupan warga disini hidupnya rata-rata berkebun dan bertambak,” pungkasnya.

(joni tonapa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *