Tanggul Jebol Putus Jalan Desa, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Adventorial Berita Utama

Mapos, Pasangkayu – Jalan penghubung Desa di Dusun Kalindu, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu putus total akibat diterjang derasnya air luapan sungai Lariang sehingga tanggul yang jebol. Ratusan warga dusun Kalindu pun panik dan mulai mengungsi karena takut perkampungan mereka berubah menjadi pulau.

Beginilah kondisi jalan penghubung desa di Dusun Kalindu Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu yang putus total akibat diterjang luapan sungai Lariang. Meluapnya sungai hingga memutuskan jalan desa. Ini disebabkan oleh jebolnya tanggul penahan banjir yang dibangun oleh pihak Balai Sungai Wilayah 3 Palu Sulteng pada tahun 2014 silam.

Kondisi tanggul jebol
Warga mulai mengungsi dengan mengakut barang-barang yang bisa diselamatkan

Dengan menggunakan gerobak, motor dan roda 4 sejumlah barang berharga seperti perabotan rumah tangga diangkut keluar dari perkampungan yang saat ini terisolir. Di jalan setapak, satu per satu warga melintas melalui rimbunnya pohon sawit untuk mengangkut barang milik mereka. Sayangnya, gelombang pengungsian ini tidak terpantau oleh BPBD setempat untuk turun membantu warga untuk mengungsi.

”Warga saat ini sudah mengungsi dikarenakan takut kampung Kalindu tidak bisa lagi diakses. Sementara jalan darurat yang dibuat untuk jalur keluar dari perkampungan juga terancam putus sehingga warga ramai-ramai mengungsi,” tutur Ketua RT Dusun Kalindu, Ridwan.

Lambannya penanganan terhadap tanggul jebol yang terjadi sejak Januari ini, membuat ribuan hektar lahan perkebunan dan tambak warga terancam punah disapuh oleh derasnya luapan sungai lariang.  Hingga berita ini disusun, belum ada upaya perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

(Joni Banne Tonapa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *