Tak Punya BPJS, Penderita Busung Lapar Berobat Kampung

Mamuju

Mapos, MamujuĀ – Herman (24), penderita busung lapar (perut besar) asal Dusun Ende, Desa Saletto, Kabupaten Mamuju, tak memiliki kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) atau BPJS dari pemerintah. Padahal, Herman sejak beberapa beberapa ini menderita busung lapar.

Dari informasi yang diterima, selama ini, Herman hanya dirawat seadanya di rumahnya. Tak ada perawatan khusus secara medis untuk mengobati penyakit Herman karena keterbatasan biaya.

Untuk mengantisipasi penyakit Herman bertambah parah, pihak keluarganya membawa Herman berobat kampung ke Tasiu, Kecamatan Kalukku dan akan kembali kerumahnya pada jumat depan.

“Waktu saya temui, kondisinya sangat memprihatinkan. Pihak keluarga Herman juga berharap ada perhatian yang serius dari pemerintah,” kata Bhabinkamtibmas Aipda Hamid. L.

“Selaku Bhabinkamtibmas Desa Saletto, saya sudah laporkan ke aparat desa dan Dinas Sosial agar segera ditindak lanjuti dan segera dibuatkan BPJS dan KK,” sambung Hamid.

Hamid juga menyampaikan, kepada para dermawan, kiranya dapat membantu meringankan beban warga binaannya.

“Saya menitip pesan kepada semua para dermawan, kiranya dapat meringankan beban yang diderita Herman dan keluarganya,” imbuhnya.

Tak hanya Herman, kata Hamid, ada satu lagi warga binaan yang terkena penyakit gizi buruk bernama Hendrik (2), warga Dusun Saluleang, Desa Saletto, Kabupaten Mamuju agar dapat diberikan bantuan.

Herman, penderita busung lapar.

“Hendrik sudah dua tahun mengalami gizi buruk dan tidak memiliki BPJS. Kedua orang tuanya hanya seorang petani, untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya sangat susah,” kunci Hamid.

Hendrik, penderita gizi buruk.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan sosial Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, H. Muhammad Ibrahim saat dikonfirmasi mengatakan, BPJS dan KK keluarga Herman dan Hendrik sudah dibuatkan dan telah jadi.

“BPJS dan KK keluarga herman dan Hendrik sudah kami buatkan dan telah jadi. Besok kita akan antar ke rumahnya masing-masing,” kata Ibrahim.

(toni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *