Tahun 2018, TPID Majene Tunjukkan Kinerja Baik

  • 22 Des 2018
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 191




Majene, Mapos — Bupati Majene Fahmi Massiara sebelum membuka rapat puncak koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di salah satu rumah makan sederhana di Pasar Sentral Majene menyebut, di penghujung tahun 2018, TPID Kabupaten Majene menunjukan kinerja yang baik dan positif.

Bupati Majene Fahmi Massiara beserta jajarannya dan unsur Polres Majene AKP Pandu Arief Setiawan saat Rakor TPID, Sabtu 22 Desember 2018 foto : Ist

Hal ini katanya dia terima melalui hasil laporan perhitungan iflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Majene.

Dalam laporan itu tercatat deflasi sebesar -0,11%, inflasi year to year sebesar -0.03% dan pada bulan Oktober dan pada bulan November Majene mencatat inflasi sebesar 0.22%. dan inflasi year to year sebesar 1.17%.

“Hal itu memberikan gambaran bahwa, kinerja yang dilakukan sejauh ini telah berhasil mengendalikan harga kebutuhan pokok strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, dan diharapkan dapat memberikan dampak pada stabilitas ekonomi, sosial dan politik,” urai Bupati Fahmi Massiara.

Bukan hanya itu saja, lanjutnya. Di tahun ini pula Kabupaten Majene juga menorehkan prestasi yang membanggakan, dengan masuk nominasi terbaik nasional se-lndonesia. Bahkan beberapa waktu yang lalu, Majene telah
memperoleh predikat sebagai kabupaten dengan upaya pengendalian inflasi terbaikk se Sulawesi Barat melalui Bl Awards 2018.

“Bukan hanya prestasi yang harus kita banggakan, namun patut dipertahankan dan tingkatkan melalui kinerja yang lebih balk,” tegas Fahmi.

Lebih jauh kata dia, tugas selanjutnya di penghujung tahun ini antara lain, memantau potensi kenakan harga dipasaran jelang Natal dan Tahun Baru.

“Meski dinilai lumrah, tapi fenomena kenaikan harga tetap harus diantisipasi dengan merancang kabijakan strategis sesuai dengan surat dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rl dalam hal menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga di libur Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019,” ungkap Fahmi Massiara.

Dalam surat tersebut, katanya dihimbau untuk melakukan langkah-Iangkah koordinasi seperti pemantauan harga, stok dan kebutuhan bahan kebutuhan pokok seperti beras, cabai merah, bawang merah, bawang putih dan komoditas lainnya.

“Melakukan tindakan korektif atas indikasi adanya ketidakwajaran kenaikan harga, ganguan distribusi, penimbunan maupun gangguan dengan berkoordinasi dengan penegak hukum,” kata Fahmi Massiara.

Selain itu, perlu untuk memutakhirkan data stok dengan mendorong distributor dan pelaku usaha melaporkan stok barang kebutuhan pokok, serta melaksanakan operasi pasar dan pasar murah jika diperlukan dan memastikan efektifitas penetapan lokasi dan waktu.

“Secara khusus, Pemerintah Kabupaten Majene memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua anggota tim yang telah berperan aktif dalam upaya pengendalian inflasi. Kita akan terus berupaya keras sesuai harapan kita bersama. yakni “Inflasi terjaga masyaraket sejahtera”. Dan dengan kerja keras itu pula, akan bermuara pada percepatan dan pencapaian tujuan pembangunan serta visi misi pemerintah daerah yakni Majene Profesional, Produktif dan Proaktif”,” pungkas Fahmi Massiara.

(ipunk)

loading...

Instagram

  • Instagram Image
  • Perjuangan Muh. Dimas Ayogya Julianto hingga juara umum 3 nasional pra yuinor A Grand Indonesia Open Archery Championship
  • Penyerahan hadiah
  • Demi olahraga dan panahan di Sulbar khususnya...lbh baik πŸ‘
  • Bersama coach andalan, pak Andre Vieneth 😍😍😍😍😍

Ikuti Kami...