Sungguh Tega, Bencana Gempa Dikaitkan Politik

Majene

Mapos, Majene – Sesaat setelah gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu dan sekitarnya pada Jum’at 28 September 2018, salah seorang pemilik akun bernama Hendrawan Atti memosting status yang melukai hati keluarga korban bencana.

Pada dinding akun Hendrawan Atti ia menulis “Mau gempa 8,5 Yang penting Prabowo Sandi”,

Tidak sedikit mengecam, status yang dibuat oleh Hendrawan Atti.

Salah seorang dokter gigi, Harry Muluadi di Palu yang juga asal Majene menyesalkan status yang dibuat oleh Atti – sapaan akrab Hendrawan Atti.

drg Herry Muliady mengatakan, bukannya berdo’a untuk keselamatan warga yang terkena bencana melainkan mengaitkannya dengan politik.

Demikian juga dengan sesal salah seorang warga Majene lainnya bernama Lela Darwis.

Ia menyebut sedemikian parahnyakah pendukung salah satu Capres?

Disebut-sebut, Hendrawan Atti kerap membuat pernyataan kontroversi terhadap suatu peristiwa.

Dari pantauan mamujupos.com, status Hendrawan Atti dihapus setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *