Sudah Langka, Harga Elpiji 3 Kg pun Meroket

Mamuju

Mapos, Mamuju¬†–¬†Ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di wilayah Mamuju, makin langka. Kondisi tersebut membuat harga elpiji jenis melon ini melambung harganya hingga Rp23-25 ribu per tabung.

Kenaikkan harga yang tidak wajar itu disinyalir karena tidak sesuai peruntukkan. Termasuk, dikonsumsi kalangan pelaku bisnis dan usaha.

“Kami sangat heran, elpiji kok sampai pindah harga seperti ini,” keluh Wahyuni, warga Kecamatan Binanga, Minggu (16/9/2018).

Menurut dia, langkanya elpiji jenis 3 kg ini membuat pengecer menaikkan harga sesuka hati di atas Harga Eceran Tertingi (HET) yang ditentukan pemerintah. Padahal, kata dia, pada sehari sebelumnya harga elpiji subsidi ini juga sudah melambung hingga kisaran harga Rp25 ribu per tabungnya.

“Tapi sekarang malah mencapai Rp35 ribu per tabungnya. Ini ada apa?. Harusnya pemerintah segera mengusut masalah ini,” tambahnya.

Ilustrasi/tabung gas 3 kg

Ia mensinyalir, langkanya elpiji 3 kg ini juga adanya penyalahgunaan yang dilakukan kalangan menengah dan pelaku usaha. Apalagi, pemakain gas elpiji 3 kg ini pengawasannya tidak seketat pupuk bersubsidi.

(toni)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.