STNK Hilang? Begini Masukan Paur STNK Ditlantas Polda Sulbar

Mamuju

Mapos, Mamuju – Kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan sering kali membuat seseorang panik dan bingung bagaimana mengurusnya. Ternyata caranya tidak sulit dan biayanya pun tidak mahal.

Ketika seseorang kehilangan STNK kendaraan baik terjatuh atau dompet dicopet tidak perlu panik. Tetapi tidak dipungkiri jika masih banyak orang yang kebingungan saat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) hilang. Rupanya selain prosesnya yang mudah, biayanya juga terbilang sangat murah.

Hal itu diungkapkan Paur STNK Ditlantas Polda Sulbar AKP Eduard Steffly Alan saat ditemui dikantornya. Selasa (23/1/2018).

Menurutnya, mengurus STNK jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan mengurus BPKB.

Lebih murah dari pada anda mengurusnya dengan jasa calo. Jadi jika seseorang kehilangan STNK, mengurusnya sendiri tidaklah sulit.

Foto STNK.

Berikut ini, Eduard Steffly menjabarkan persyaratan, tata cara dan biaya yang diperlukan.

Persyaratan yang Diperlukan

Sebelum mengetahui tatacara mengurus STNK kendaraanyang hilang sebaiknya perhatikan persyaratan yang diperlukan dan siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan:

1. KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi

2. Fotokopi STNK yang hilang

3. Surat Keterangan Hilang STNK dari Polsek atau Polres setempat

4. BPKB asli dan fotokopi

Prosedur Pengurusan STNK Kendaraan

Setelah dokumen persyaratan lengkap, selanjutnya adalah anda tinggal mengikuti langkah-langkah berikut ini;

1. Periksa fisik kendaraan
Anda terlebih dahulu diwajibkan untuk cek fisik kendaraan, setelah itu foto copy hasil tes fisik kendaraan tersebut.

2. Mengisi formulir pendaftaran
Setelah melakukan cek fisik kendaraan selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran, isilah dengan lengkap dan benar

3. Mengurus Cek Blokir
Selanjutnya Anda mengurus Surat Keterangan STNK Hilang dari Samsat, surat ini berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan

4. Mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II.
Setelah mengurus cek blokir di Samsat, kemudian Anda menuju Loket BBN II. Lampirkan semua persyaratan data dan Surat Keterangan Hilang dari Samsat.

5. Pembiayaan Pajak Kendaraan Bermotor
Jika anda belum membayar pajak motor tahunan pada pembuatan STNK baru, maka anda diwajibkan untuk membayar pajak. Tapi jika anda sudah membayar biaya pajak ini maka bebas biaya pajak.

6. Membayar Biaya Pembuatan STNK Baru
Setelah semua langkah diatas selesai Anda tinggal membayar biaya pembuatan STNK yang baru.

7. Pengambilan STNK dan SKPD
Kemudian Anda tinggal menunggu pengambilan Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Surat Ketetapan Pajak Daerah. (Surat Ketetapan Pajak Daerah).

Biaya Pengurusan STNK Hilang

Berapa pengurusan biaya STNK yang hilang? Anda akan menebak-nebak dan takut biayanya mahal. Tetapi ternyata menurut Paur STNK Polda Sulbar ini mengatakan, biayanya tidak mahal dan sangat terjangkau. Biaya untuk motor dan mobil berbeda-beda.

Berikut beberapa tarif penerbitan STNK yang tertera dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak Polri berdasarkan PP No. 60 Tahun 2016.

1. Kendaraan bermotor roda 2, roda 3, atau angkutan umum per penerbitan Rp 100.000

2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih per penerbitan Rp 200.000

3. Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk roda dua atau tiga baru dan perpanjang Rp 25.000/pengesahan sedangkan untuk roda empat atau lebih baru dan perpanjang Rp 50.000/pengesahan

Dari informasi diatas, lanjut Eduard, semoga akan menambah pengetahuan anda jika mengalami kehilangan STNK kendaraan.

Ia berpesan agar setiap pengurusan STNK jangan menggunakan calo.

“Hindarilah calo dalan pengurusan STNK,” terang Eduard.

(fitria) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *