Sosialisasi Cagar Budaya di Sampaga

Mamuju

Mapos, Mamuju¬†–¬†Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar sosialisasi benda-benda cagar budaya dan pembelajaran sejarah di Pendopo Kecamatan Sampaga. Selasa (28/8/2018).

Adapun tujuan dari sosialisasi tersebut, melakukan pendataan akurat benda-benda cagar budaya untuk dilaporkan dan diinventarisis sebagai budaya indonesia.

Hadir pada sosialisasi itu diantaranya, Kadis Pariwisata dan budaya, Dahlan S. Sos dan Staf, KTU BPCB Makassar, Drs Moh Natsir Sitonda, Mpd, Camat sampaga, HairuNasrillah Fs. S. Stp dan Staf, Kapolsek sampaga, Iptu Mukhtar Mahdi, Kades Tanambuah, Salama dan para undangan.

Kadis Pariwisata dan budaya, Dahlan S mengatakan, sosialisasi ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengetahuan dan prinsip-prinsip pelestarian cagar budaya.

“Melalui acara ini, saya berharap para peserta bisa belajar dan berbagi pengetahuan terhadap praktik terbaik pelestarian cagar budaya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, peserta juga bisa mengetahui dan melaksanakan pedoman teknis untuk menetapkan cagar budaya mana yang boleh diubah dan tidak.

Menurutnya, pedoman ini perlu dibahas supaya masyarakat secara luas bisa mengetahui bagian-bagian cagar budaya mana yang bisa disentuh dan tidak. Lebih lanjut, pedoman ini juga menentukan bagian mana dari cagar budaya yang perlu direvitalisasi dan diperbaiki.

Pada prinsipnya, untuk memperbaiki cagar budaya harus dilakukan seminimal mungkin dengan hasil maksimal sehingga tidak banyak perubahan yang merusak.

Sementara itu, Kapolsek Sampaga, Iptu Mukhtar Mahdi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sangat baik untuk dipahami, mana yang masuk dalam cagar budaya dan yang mana tidak.

Ilmu tentang cagar budaya perlu diterapkan disetiap masyarakat, agar mereka paham, cagar budaya mana yang bisa dijaga dan dilindungi.

foto/istimewa

“Di Sampaga, ada beberapa cagar budaya. Dengan sosialisasi ini akan menambah wawasan kita mana yang termasuk cagar budaya yang dilindung dan tidak,” sebutnya.

(usman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *