Soal Eksplorasi PT. Timah di Mamuju, Hatta Kainang: Harus Sosialisasi Dulu

Mamuju

Mapos, Mamuju – PT Timah Tbk menggandeng Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) direncanakan akan melakukan kunjungan eksplorasi kandungan mineral radioaktif dan logam tanah jarang (LTJ) yang ada di Mamuju, Sulawesi Barat.

Menanggapi hal itu, Dir Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mamuju, Hatta Kainang mengatakan, sebelum terjadinya kesepakatan kerjasama antara Pemda Mamuju dan PT. Timah Tbk terkait kunjungan PT. Timah dan dan BATAN ke Sulbar, Hatta meminta pemerintah daerah agar melakukan sosialisai terlebih dahulu soal rencana eksplorasi.

“Saya selaku Dir LBH Mamuju meminta untuk dilakukan sosialisasi atas rencana eksploesasi tersebut,” ujarnya. Sabtu (4/7/2018).

Hatta menilai, bahwa proses eksplorasi logam tanah jarang yangg didalamnya ada kandungan mineral thorium, uranium.

Olehnya itu, Pemerintah harus memberikan penjelasan kepada masyarakat, apa dampak positifnya terhadap masyarakat.

“Kami meminta penjelasan efek positifnya dari eksplorasi ini terhadap masyarakat Mamuju. Dampaknya seperti apa,” kata Hatta.

“Jangan sampai terjadi proses eksploitasi sumber daya alam dampak negatifnya ke masyarakat besar,” lanjut Hatta.

Menurut Hatta, kami sadar mineral logam tanah jarang adalah mineral yang berharga, namun prosesnya harus berdampak positif ke masyarakat Mamuju.

Sebelumnya, Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto mengatakan, PTBGN bersama PT Timah Tbk akan melakukan kegiatan eksplorasi di daerah Mamuju, Sulawesi Barat.

Di samping itu juga, PSTA dan PT Timah akan membuat konseptual desain terkait eksplorasi mineral radioaktif dan LTJ.

Djarot berharap, dengan adanya kerja sama ini keyakinan para BUMN dan pihak swasta semakin besar terhadap teknologi nuklir.

Dir LBH Mamuju, Hatta Kainang.

“Dalam jangka panjang kerja sama seperti ini dapat diimplementasikan atau ditindaklanjuti langsung oleh pihak BUMN atau swasta tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *