Siri’ Berujung Petaka, 1 Nyawa Melayang

  • 19 Nov 2018
  • Peristiwa
  • Sudirman Al Bukhori
  • 27
foto/istimewa




Mapos, Mamuju – Aco (20), warga Tommo, akhirnya menghembukan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke RS. Ia terluka akibat sabetan benda tajam (parang) yang mengakibatkan ia kehabisan darah.

Kasusnya pun sudah dalam penanganan pihak Kepolisian Polres Metro Mamuju.

Begini awal musibah itu terjadi, Minggu (18/11/2018), pukul 16.00 Wita, Aco (korban) singgah ke kediaman Rehe (40/tersangka) di Dusun Puncak, Desa Kuo, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju. Tersangka pun mengajak korban untuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid. Korban menolak.

“Kalau begitu, tunggu saya disini, saya ke masjid dulu,” kata Kasat Reskrim Polres Mamuju, AKP Jamaluddin, menirukan perkataan tersangka.

Tersangka pun berlalu menuju ke masjid. Berselang beberapa menit kemudian, tersangka yang usai melaksanakan shalat kembali ke rumahnya. Namun korban sudah tidak berada lagi di rumahnya.

Yang menjadi kedongkolan tersangka, uang yang ia simpan sebanyak Rp 2.200.000, hanya tersisa Rp 1.200.000. Uangnya yang sebanyak Rp 1.000.000 hilang.

Tersangka pun kemudian mencari korban dan menemukan korban di dekat kediaman Ramadhan, dan menanyakan prihal tersebut kepada korban.

Terjadilah saling cekcok antara tersangka dan korban. Dari pengakuan Korban, ia tidak mengambil uang tersebut.

Musibah pun terjadi, korban yang jengkel dituduh mencuri kemudian melontarkan sebait kata. “Daripada saya dituduh mencuri lebih baik mati,” kata Jamaluddin menirukan perkataan saksi Dermawan sopir dari Ramadhan karena disaat kejadian, Dermawan bersama korban.

Rasa kejengkelan lantaran dituduh mencuri, korban pun mengajak tersangka turun dibawah kolom rumah hingga terjadilah saling duel, (korban vs tersangka). Perkelahian sempat dilarai oleh Darmawan (saksi). Namun naas, pelerean itu tak berhasil, hingga tersangka mengeluarkan sebilah benda tajam (parang) dan menghunuskan tepat di bawah ketiak sebelah kiri korban. Dalam keadaan terluka, korban pun sempat mengambil batu dan melemparkan tepat dibagian belakang pelaku yang mengakibatkan tempurung bagian belakang pelaku retak.

Dari peristiwa itu, keduanya langsung dibawa ke RS Regional. Namun dalam perjalanan ke RS, Aco menghembukan nafas terakhirya, sedangkan pelaku sementara dalam perawatan di RS Regional. Akibat luka yang dialaminya.

foto/istimewa

Menurut Jamaluddin, korban telah diserahkan ke pihak keluarganya.

“Kita sudah menyerahkan korban ke pihak keluarganya tepat pukul 22.00 Wita. Kita juga memberikan pemahaman kepada pihak keluarga korban, bajwa kasusnya sudah dalam penangan pihak kepolisian,” kunci Jamaluddin.

(usman)

loading...

Instagram

  • Instagram Image
  • Perjuangan Muh. Dimas Ayogya Julianto hingga juara umum 3 nasional pra yuinor A Grand Indonesia Open Archery Championship
  • Penyerahan hadiah
  • Demi olahraga dan panahan di Sulbar khususnya...lbh baik 👍
  • Bersama coach andalan, pak Andre Vieneth 😍😍😍😍😍

Ikuti Kami...