Sidak Hari Pertama Kerja, Habsi Klaim Kehadiran PNS 100 Persen

Gambar Sidak Hari Pertama Kerja, Habsi Klaim Kehadiran PNS 100 Persen Bupati Mamuju lakukan Sidak.

Mapos, Mamuju – Hari pertama kerja pasca cuti bersama lebaran, tercatat sebanyak puluhan ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemda Mamuju masuk kerja.

Kamis, (21/6/2018) pagi, Bupati Mamuju H. Habsi Wahid dan Wakilnya H. Irwan Pababari serta Sekretaris Daerah H. Suaib didampingi Kepala BKD Mamuju Hj. Hasna Wati Wahid melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gedung Pemda Mamuju lantai 1 dan 2 yang ditempati oleh para SKPD. Sidak ini dilakukan untuk melihat kehadiran PNS pada hari pertama kerja setelah libur lebaran.

Di beberapa ruangan tersebut, baik Bupati maupun Sekda meminta semua absensi seluruh PNS di Pemda Mamuju. Absensi para PNS dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemda Mamuju yang kini telah memakai sistem elektronik akan terpantau dalam layar tersebut.

“Sampai pukul 10.00 WITA, dari jumlah total PNS Pemda Mamuju yang mencapai 4618 PNS, Laki-laki sebanyak 2141 dan perempuan 2477. Tercatat yang hadir hampir mencapai 100 persen,” ujar H. Habsi Wahid kepada wartawan di sela-sela sidak di Gedung Pemda Mamuju, jalan Soekarno Hatta, Mamuju, Sulawesi Barat.

Habsi menuturkan, jumlah ini masih jumlah sementara karena angka pastinya akan didapat pada sore harinya. “Saya harap yang hadir dapat mencapai 100 persen,” ucapnya.

Habsi memastikan bahwa sistem absensi eletronik ini berjalan cukup efektif. “Ini murni di-input operator, tentunya dengan adanya ETKD (sistem absensi elektronik) akan terpantau alasan ketidakhadiran para pegawai, baik karena sakit atau pun karena izin atau pun juga tanpa keterangan,” tutur Habsi

Dia menambahkan, para PNS yang tidak hadir pada hari pertama kerja ini dimungkinkan akan mendapat sanksi. Namun, jenis sanksinya harus disesuaikan dengan tingkat pelanggaran masing-masing.

“Sanksinya tentu ada aturan main, sesuai PP Nomor 53 tentang Disiplin PNS. Tentunya harus dicari tahu apa penyebab ketidakhadiran. Untuk sanksi ada tingkatannya. Diantara sanksinya gaji bisa dipotong 30 persen,” jelas Habsi.

Sementara itu pantauan mamujupos.com di lingkungan perkantoran Dinas Pariwisata, Dinas Catatan Sipil, Kominfo, Dinas Sosial Pemda Mamuju, hampir seluruh meja kerja tersebut tampak penuh terisi. Entah karena sudah diketahui adanya sidak atau tidak, yang jelas mereka tampak sibuk bekerja.

Bupati Mamuju lakukan Sidak.

Sedangkan di sisi lain lingkungan perkantoran Pemda Mamuju terpantau ramai. Banyak PNS yang tampak berlalu lalang.

(usman)

Baca Juga