Serangan Roket Suriah ke Turki, 2 Tewas dan 11 Luka-luka

Internasional

Mapos, Turki – Roket-roket ditembakkan dari Suriah ke Turki bagian selatan. Akibatnya, dua tewas dan 11 lainnya terluka.

Dilansir dari AFP, Kamis (25/1/2018), penembakan roket itu terjadi pada Rabu (24/1) lalu oleh kelompok milisi kurdi Suriah. Kejadian itu berlangsung di hari kelima penyerangan Ankara ke milisi kurdi Suriah yang ingin dilenyapkan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Satu roket diluncurkan pada sore hari sebelum menghantam dan menghancurkan masjid di perbatasan Provinsi Kilis, Turki.

“Roket berikutnya menghantam sebuah rumah,” ujar Gubernur Killi Mehmet Tekinarslan.

Dua orang yang tewas itu masing-masing berkebangsaan Turki dan Suriah. Gubernur Mehmet mengatakan serangan itu merupakan tanggung jawab milisi Kurdi dari kelompok People’s Protection Units (YPG).

Ilustrasi Kurdi.

Pada Sabtu kemarin, Turki melancarkan operasi ‘Olive Branch’ yang memang menargetkan pemberontak Suriah dan YPG. Operasi itu digalakan guna mengusir kelompok YPG dari distrik Afrin yang terletak di Utara Suriah.

Beberapa jam sebelum serangan roket tersebut, Presiden Erdogan mengatakan bahwa pejuang oposisi Suriah dan pasukan Turki semakin dekat dalam menguasai distrik Afrin.

“Sampai teroris terakhir dinetralisir, operasi ini akan terus berlanjut,” katanya bersumpah.

Ankara memandang YPG merupakan kelompok teror yang berkaitan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang terlarang karena melakukan pemberontakan di Turki selama tiga dekade. PKK sendiri dimasukkan Ankara dan sekutu Baratnya dalam daftar hitam sebagai organisasi teror.

Meski demikian, YPG masih bekerja sama dengan pihak Washington AS dalam melawan kelompok ekstremis Negara Islam di Suriah.

(*)

(Sumber : detik.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *