Selamat ..Lulu Fahmi Harumkan Nama Sulbar

Pendidikan

Mapos, Majene – Masyarakat Indonesia mungkin masih banyak yang asing dengan sosok Siti Luluiyah Imtiyaaz Fahmi, namun untuk masyarakat, apalagi kalangan muda di Kabupaten Majene nama ini sudah sangat akrab di telinga.

Lulu Fahmi ketiga dari kiri. Foto : Lulu

Lulu, begitu Siti Luluiyah Imtiyaaz Fahmi disapa. Ia kini mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Barat lantaran prestasinya mampu masuk dalam 10 besar pelajar pelopor keselamatan tingkat nasional tahun 2018.

Kepada mamujupos.com secara eksklusif Lulu menuturkan, Senin (26/2/2018) bahwa dirinya tengah melakukan perjalanan menuju Bogor Jawa Barat dalam even Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Tingkat Nasional tahun 2018.

“Ini merupakan kegiatan lanjutan dari tahun 2017 lalu yaitu pemilihan pelajar pelopor yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan,” ujar siswa kelas II SMA Negeri 1 Majene.

Dia menceritakan, pada tahun 2017 silam, oleh Kementerian Perhubungan melakukan seleksi pelajar pelopor di tingkat kabupaten. “Hanya dua saja yang lolos kala itu, yaitu dari kabupaten Majene dan kabupaten Polman. Yah, itulah rangkainnya mengapa saya berada di sini (Bogor) sekarang,” kenang Lulu.

Menurut gadis cantik kelahiran 21 Juni 2001 ini, untuk tahun 2018 merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan pada tahun sebelumnya.

“Evennya yang saya ikuti sekarang merupakan rangkaian even dari tahun 2017. Kalau sekarang adalah lomba peningkatan kapasitas pelopor keselamatan dengan cara inovasi baru. Alhamdulillah, saya masuk 10 besar nasional,” ujar Lulu seraya minta agar masyarakat turut mendo’akan agar dirinya dapat menyabet peringkat satu nasional.

Lebih jauh kata anak kedua dari tiga bersudara pasangan Fahmi Massiara yang tak lain Bupati Majene dengan Fatmawati Fahmi, dirinya akan di karantina mulai tanggal 26 Februari sampai 3 Maret 2018 di Bogor.

Dia berharap agar generasi muda Indonesia dapat terus belajar dan berkarya supaya kelak menjadi pelopor di masa depan. “Kami percaya bahwa usaha tak pernah menghianati hasil,” katanya. Itulah tagline hidup seorang Lulu. Selamat ya Lulu, do’a masyarakat Majene menyertaimu.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *