Sejumlah Cabor Terancam Tidak Ikut Porprov, Ini Alasannya

Olahraga

Mapos, Majene – Sejumlah cabang olahraga (Cabor) terancam tidak diikutkan dalam pekan olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Majene. Cabor itu antara lain, youngmoodo, panahan, gateball, panjat tebing, renang dan tinju.

Sekretaris Koni Kabupaten Majene, Jainuddin Sayadul beralasan, selain Cabor tersebut belum memiliki atlet siap tanding, juga Pemprov Sulbar dinilai separuh hati menyiapkan anggaran untuk kegiatan itu.

“Konon kabarnya, pihak Pemprov Sulbar hanya menganggarkan biaya Porprov sebesar Rp7 miliar. Rp3 miliar dipakai oleh mereka dan Rp4 miliar sisanya yang akan dikelola oleh kami di Porprov sebagai tuan rumah,” ungkap Jainuddin, Selasa (23/1/2018).

Anggaran ini katanya, terpaut jauh jika dibandingkan dengan even Porprov di Kabupaten Polman. Padahal, jumlah Cabor di Polman lebih sedikit dari Porprov yang akan diselenggarakan di Majene.

Sekretaris KONI Majene, Jainuddin Sayadul

“Bila dibandingkan kegiatan serupa di Polman kemarin, anggarannya terpaut jauh yaitu Rp12 miliar dengan komposisi Cabor lebih banyak di Majene.Tidak ada pelaksaan Porprov yang anggarannya hanya Rp4 miliar,?!” aku Jainuddin

Dia menegaskan bahwa, secara keseluruhan, Kabupaten Majene sudah sangat siap untuk melaksanakan Porprov. “Sebelumnya, Majene diragukan tidak siap melaksanakan Porprov. Sekarang justru Provinsi yang kurang mendukung,” kata mantan anggota DPRD Majene ini.

Terkait minumnya dana yang disiapkan Pemprov Sulbar untuk Porprov tidak dibantah oleh Ketua Koni Sulbar, Abdul Hamid.

Abdul Hamid beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya masih terus berupaya melakukan pembicaraan yang intens terkait dana Porprov.

“Kita masih terus berupaya melakukan koordinasi dengan Pemprov Sulbar. Semoga saja ada penambahan anggaran untuk Porprov,” katanya.

(ipunk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *